Saut juga menyoroti kondisi jembatan rusak yang menjadi akses penting bagi warga dan pelajar menuju SMPN 25 Banjarmasin.
“Jembatan ini sangat vital. Kondisinya harus segera mendapat perhatian karena menyangkut keselamatan anak-anak sekolah,” tegasnya.
Terkait persoalan sampah, ia meminta penanganan lebih serius agar tidak memperparah banjir di kawasan tersebut.
“TPS liar harus ditertibkan. Sampah yang menumpuk di bantaran sungai berpotensi menyumbat aliran air dan memperburuk banjir,” katanya.
Menurut Saut, penanganan pendangkalan sungai juga memerlukan dukungan alat berat agar pengerukan lebih maksimal.
“Kalau hanya manual, hasilnya tidak optimal. Perlu alat seperti ekskavator mini agar bisa menjangkau lokasi,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Lurah Basirih, Farid Arkobah, mengapresiasi kunjungan lapangan yang dilakukan Saut bersama warga.
“Kami berharap seluruh aspirasi ini dapat ditindaklanjuti sehingga persoalan yang selama ini dikeluhkan warga bisa segera teratasi,” katanya.
Editor: Tim Redaksi


