lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Momentum Coffee Morning yang digelar di Aula Sarantang Saruntung pada Selasa (12/05/2026) menjadi ajang bagi Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, untuk memberikan instruksi tegas kepada jajaran pejabat daerah.
Agenda yang berlangsung pascapelantikan pejabat ini tak sekadar menjadi koordinasi rutin, melainkan sarana evaluasi menyeluruh terhadap kinerja birokrasi di lingkup Pemkab Tanah Laut.
Dalam arahannya, Rahmat menekankan bahwa integritas dan rasa syukur merupakan fondasi utama dalam mengemban tugas negara.
Ia mengingatkan para pejabat bahwa posisi yang diduduki saat ini adalah cerminan dari dedikasi di masa lalu sekaligus penentu kualitas masa depan.
”Apa yang kita tuai hari ini adalah hasil investasi masa lalu. Fokuslah bekerja dengan penuh syukur di mana pun amanah diletakkan,” tegasnya.
Namun, poin krusial yang menjadi sorotan utama adalah tantangan inovasi. Di hadapan para kepala dinas, camat, dan pejabat struktural, ia menantang seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meninggalkan pola kerja lama yang cenderung stagnan.
”Saya tantang, secepat apa inovasi kalian, keluarkan inovasi yang sesuai era sekarang. Pelayanan publik harus cepat, jangan bertele-tele,” ujar Rahmat.
Tantangan untuk berinovasi ini juga berkaitan erat dengan kondisi finansial daerah. Ia memaparkan proyeksi anggaran tahun 2027 yang menunjukkan tingginya angka belanja pegawai, bahkan menyentuh angka di atas 30 persen.
Kondisi ini menuntut efisiensi sekaligus kreativitas dari setiap perangkat daerah agar program pembangunan tetap berjalan optimal meski di tengah keterbatasan anggaran.
Dorong Kedisiplinan Penggunaan Atribut Kedinasan
Selain menyoroti inovasi dan anggaran, kedisiplinan ASN dalam hal kepatuhan aturan serta penggunaan atribut dinas juga menjadi perhatian.
Ia juga meminta agar koordinasi antarinstansi diperkuat, terutama bagi para camat dalam melakukan deteksi dini terhadap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Editor: Rizki


