lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) bersama Wakil Gubernur Dr H Seno Aji meninjau kesiapan SMA Negeri 10 Samarinda. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pembelajaran, termasuk ruang kelas dan asrama, siap digunakan oleh peserta didik pada Juli 2026.
Peninjauan ke sekolah yang berstatus sebagai Sekolah Garuda Transformasi itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal sejak hari pertama masuk sekolah.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, kesiapan bangunan dan fasilitas pendukung menjadi perhatian utama mengingat sekolah tersebut akan menerima banyak peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang.
“Bagi kami, yang jelas kesiapan bangunan sangat penting karena pada Juli nanti akan ada banyak peserta didik baru. Karena itu, fungsi asrama maupun ruang kelas harus benar-benar dioptimalkan,” ujar Seno Aji usai peninjauan.
Ia menjelaskan, sesuai arahan Gubernur Rudy Mas’ud, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta segera menuntaskan pembenahan sarana dan prasarana sekolah agar seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Dalam waktu dekat semuanya harus diperbaiki, mulai dari lantai hingga sarana pendukung lainnya, seperti listrik, air, dan fasilitas penunjang lainnya. Mudah-mudahan pada Juli nanti semuanya sudah siap,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan keberadaan SMAN 10 Samarinda diproyeksikan sebagai salah satu pusat pendidikan yang mencetak sumber daya manusia unggul untuk mendukung pembangunan Kalimantan Timur di masa depan.
“Yang jelas, sekolah ini diperuntukkan untuk menciptakan sumber daya manusia unggul bagi Kalimantan Timur ke depan, menuju Kaltim Emas dan Indonesia Emas,” tegasnya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua TP PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum, istri Wakil Gubernur Kaltim Hj Wahyu Hernaningsih Seno, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, para asisten, kepala OPD, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin, serta Kepala SMAN 10 Samarinda Ni Made Adnyani beserta jajaran.


