lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Di tengah belum rampungnya pembangunan Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, kehadiran prajurit TNI dari Kodim 1009/Tanah Laut menjadi solusi nyata bagi warga.
Tanpa menunggu jembatan selesai, personel di lapangan bergerak cepat menyediakan akses penyeberangan sementara dengan memanfaatkan ponton, Rabu (17/6/2026).
Langkah ini memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan. Warga masih bisa melintas untuk bekerja, ke sekolah, hingga mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan ekonomi lainnya.
Dengan penuh kepedulian, para prajurit secara bergantian mengoperasikan ponton dan membantu warga menyeberang dengan aman.
Di tengah keterbatasan infrastruktur, kehadiran TNI menjadi penghubung harapan bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses tersebut.
Perwira Pengawas pembangunan, Kapten Czi Saiful Bahri, menegaskan pihaknya akan terus membantu warga hingga pembangunan jembatan selesai.
“Kami berupaya agar pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda sendiri terus dikebut. Namun di sisi lain, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Kehadiran prajurit di lokasi menunjukkan bahwa pembangunan bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga memastikan masyarakat tetap terlayani di setiap prosesnya.
Diharapkan, setelah jembatan rampung, akses warga akan semakin mudah, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Editor: Rizki


