• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Sekolah di Kapuas Diberi Kewenangan Tentukan Sistem Belajar 5 atau 6 Hari
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Sekolah di Kapuas Diberi Kewenangan Tentukan Sistem Belajar 5 atau 6 Hari
BeritaKALIMANTAN TENGAH

Sekolah di Kapuas Diberi Kewenangan Tentukan Sistem Belajar 5 atau 6 Hari

lenterakalimantan
lenterakalimantan
Share
3 Min Read
Ket Foto: Franz Yulian, SE Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. (Foto: Istimewa)
SHARE

lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan kewenangan kepada masing-masing sekolah, khususnya jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk menentukan penerapan sistem pembelajaran lima hari (full day school) atau enam hari sekolah.

Kebijakan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap sekolah melalui kesepakatan bersama antara pihak sekolah, komite, dan orang tua siswa.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Franz Yulian, SE, saat diwawancarai awak media Lenterakalimantan.com, Senin (13/7/2026).

Franz mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua kalender pendidikan sebagai acuan, yakni kalender untuk sistem lima hari sekolah dan kalender enam hari sekolah.

“Untuk SMP, kami menyerahkan keputusan kepada masing-masing sekolah. Kami sudah menyiapkan dua kalender pendidikan, yaitu sistem full day lima hari dan enam hari sekolah. Sekolah dipersilakan memilih sesuai hasil kesepakatan dengan komite dan orang tua murid,” ujarnya.

Menurut Franz, kondisi geografis Kabupaten Kapuas menjadi salah satu pertimbangan utama. Tidak semua sekolah memungkinkan menerapkan sistem lima hari karena banyak siswa yang menempuh perjalanan jauh dari rumah ke sekolah sehingga aspek keamanan harus menjadi perhatian.

“Di Kapuas ini kondisi setiap wilayah berbeda. Ada sekolah yang letaknya jauh dari permukiman siswa. Karena itu kami mempertimbangkan faktor keamanan. Jangan sampai siswa pulang terlalu sore sehingga berisiko dalam perjalanan,” jelasnya.

Ia menerangkan, apabila sebuah sekolah memilih menerapkan full day school, kegiatan belajar berlangsung mulai pukul 07.00 hingga sekitar pukul 15.00, dari Senin hingga Jumat, sedangkan Sabtu menjadi hari libur.

Meski demikian, Franz menegaskan tidak ada kewajiban bagi seluruh sekolah untuk menerapkan sistem tersebut. Keputusan sepenuhnya diserahkan kepada hasil musyawarah bersama.

“Kami tidak memaksakan. Yang menentukan adalah hasil rapat komite bersama orang tua. Ambil suara terbanyak sehingga keputusan menjadi kesepakatan bersama dan kepala sekolah tidak disalahkan,” katanya.

Franz juga memastikan penerapan full day school tidak akan mengurangi penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan di sekolah. Program religius tetap menjadi prioritas yang telah dicanangkan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

“Program religius tetap berjalan. Setiap pagi siswa melaksanakan kegiatan sesuai agama masing-masing. Itu menjadi program utama yang tetap dilaksanakan, baik sekolah menerapkan lima hari maupun enam hari belajar,” ujarnya.

Ia berharap perbedaan pilihan sistem belajar tidak menimbulkan polemik di lingkungan sekolah. Yang terpenting, proses pendidikan tetap berjalan dengan baik dan seluruh keputusan diambil secara demokratis melalui kesepakatan antara sekolah dan orang tua.

“Harapan kami, baik memilih lima hari maupun enam hari sekolah, dunia pendidikan tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai perbedaan pilihan justru menimbulkan persoalan. Semua harus berdasarkan kesepakatan bersama,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Tamyiz 

Terpopuler

Remaja Diduga Diterkam Buaya di Sungai Karang Bintang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir
Berita
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Rudy Mas’ud Dorong Daerah Mandiri di Tengah Tekanan Fiskal Nasional

Trio Motor Ajak Siswa SMA PGRI 2 Banjarmasin Jadi Generasi Aman di Jalan

Malam Ini, Sebanyak 8 Pasang Calon Melaju ke Grand Final Nanang Galuh Tanah Laut 2023

DPRD Barut Gelar Paripurna III Penyampaian Jawaban Pemerintah Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2025

Bupati Anang Serahkan Satu Mobil kepada GKE Resort Tabalong

Bupati Barito Utara Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Rumah Tingkat 2 di Surgi Mufti Banjarmasin Ambruk, Begini Penjelasan BPBD Banjarmasin

Kepala BIN RI Didampingi Gubernur Resmikan Markas Komando BIN Daerah Kalsel

Bupati Terima Bantuan 2.015Box Masker CSR dari Adaro

Wamen ATR/Waka BPN Tanam Pisang di Jembrana, Wujud Penataan Akses Tanah Ulayat Pertama di Indonesia

TAGGED:KUALA KAPUAS
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Futsal Tim Futsal PWI Bartim Raih Juara Harapan di Turnamen PWI DAS Barito dan Gunung Mas 2026
Next Article HUT Ke-68 Kodam VI Mulawarman, Gubernur Harum Apresiasi Peran TNI Jaga Stabilitas Kaltim

Latest News

Harkopnas 2026
Harkopnas 2026, Wali Kota Banjarmasin Dorong Digitalisasi Koperasi
KALIMANTAN SELATAN Juli 13, 2026
IP 300
Bidik IP 300, Produksi Padi Tanah Laut Ditarget 200 Ribu Ton
KALIMANTAN SELATAN Juli 13, 2026
Ruben Cornelius Siagian
REPUBLIK AMPLOP
Opini Juli 13, 2026
Bamus DPRD Kapuas Bahas Jadwal Kegiatan hingga Progres Pansus dalam Rapat Tertutup
Berita Juli 13, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?