lenterakalimantan.com, KAPUAS – Program pembinaan yang dijalankan Rumah Tahanan (Rutan) Kuala Kapuas dinilai dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kapuas, Yohanes, S.T., mengapresiasi berbagai kegiatan pembinaan yang diberikan kepada warga binaan, khususnya pelatihan keterampilan dan program ketahanan pangan.
Menurut Yohanes, pembinaan keterampilan tidak hanya menjadi kegiatan selama menjalani masa pidana, tetapi juga dapat menjadi modal bagi WBP untuk memperoleh penghasilan setelah bebas.
“Kita lihat Rutan Kuala Kapuas sangat baik dalam pembinaan terhadap WBP melalui kegiatan positif, termasuk keterampilan yang memiliki nilai ekonomis,” kata Yohanes.
Ia menyebut sejumlah keterampilan, seperti perbengkelan dan kerajinan tangan, dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan. Dengan memiliki keahlian, warga binaan diharapkan lebih siap menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
“Keahlian dan keterampilan yang dimiliki sangat penting, agar saat bebas nanti sudah ada pekerjaan yang dapat membantu perekonomian,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Selain pelatihan keterampilan, Yohanes turut menyoroti program ketahanan pangan yang dikembangkan Rutan Kuala Kapuas. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman produktif bagi warga binaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan di lingkungan rutan.
Hasil dari kegiatan ketahanan pangan juga berpotensi memiliki nilai ekonomi karena dapat dimanfaatkan untuk konsumsi maupun dipasarkan.
“Tentu hasil ketahanan pangan dapat dijual maupun konsumsi di dalam Rutan Kuala Kapuas,” pungkasnya.
Yohanes berharap program pembinaan yang bersifat produktif tersebut terus dikembangkan sehingga warga binaan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Editor: Tim Redaksi


