lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Kerusakan ruas jalan di Desa Pingaran Ilir, Kabupaten Banjar, yang terjadi pada Jumat (17/7/2026), hingga kini masih dalam tahap penanganan dan menunggu perbaikan lanjutan dari pihak terkait.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Milky Rosadie, mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut terus meluas dari sebelumnya sekitar 20 meter menjadi sekitar 76 meter.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor tanah yang mengalami kekeringan sehingga memengaruhi kekuatan struktur dasar jalan.
“Ini bukan karena konstruksinya di atasnya, tetapi karena kekeringan kemarin, partikel tanahnya tidak terpenuhi kadar airnya,” jelas Milky, Jumat (21/8/2026).
Ia menyebut, kondisi tanah yang rapuh membuat kerusakan terus bertambah di beberapa titik ruas jalan.
Pihaknya berharap kondisi cuaca dapat membantu proses pemulihan tanah di lokasi tersebut agar tidak terjadi perluasan kerusakan lebih lanjut.
“Semoga tidak bertambah lagi dan akan ada hujan yang mengurangi kerapuhan tanah,” ujarnya.
Terkait kontraktor pelaksana sebelumnya yang telah meninggal dunia, Milky menegaskan hal tersebut tidak menghambat proses penanganan karena akan dilanjutkan oleh pihak pengganti.
“Masalah kontraktor meninggal tidak ada masalah, karena akan ada yang menjalankan lagi,” katanya.
Saat ini, konsultan teknis masih melakukan survei untuk menentukan metode penanganan yang tepat terhadap kondisi kerusakan jalan tersebut.
Editor: Rizki


