• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: BSKDN Kemendagri Diseminasikan Kajian Smart City 2026, Banjarmasin Jadi Salah Satu Daerah Sasaran
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home BSKDN Kemendagri Diseminasikan Kajian Smart City 2026, Banjarmasin Jadi Salah Satu Daerah Sasaran
KALIMANTAN SELATAN

BSKDN Kemendagri Diseminasikan Kajian Smart City 2026, Banjarmasin Jadi Salah Satu Daerah Sasaran

Ikhsan Makkawali
Oktober 24, 2026 12:09 pm
Ikhsan Makkawali
Share
6 Min Read
Smart City 2026
Plt Kepala BSKDN, Kemendagri - Raden Gani Muhammad. Foto: Dok. MC Banjarmasin
SHARE

lenterakalimantan.com, BOGOR – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar diseminasi dan dialog hasil Kajian Inovasi Tematik Smart City 2026 pada 23-24 Oktober 2026 di Padjajaran Suite Resort & Convention Hotel, Kota Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini menyasar Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sebagai daerah yang diharapkan dapat mengadopsi inovasi dari daerah rujukan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring tersebut merupakan upaya memperluas sekaligus memperkuat implementasi kebijakan kota cerdas (Smart City) di daerah. BSKDN bekerja sama dengan tim kajian Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) untuk merumuskan solusi berbasis inovasi melalui analisis pencocokan (matching analysis) terhadap praktik baik (best practices) di Kabupaten Banyuwangi dan Kota Bandung.

Plt Kepala BSKDN, Raden Gani Muhamad, menegaskan bahwa kajian inovasi tematik merupakan studi strategis yang membutuhkan analisis mendalam untuk menghasilkan solusi sesuai kebutuhan daerah.

“Kajian inovasi tematik ini merupakan analisis mendalam atau studi strategis yang berfokus pada pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi dan tata kelola pada tema atau dimensi spesifik perkotaan,” ujarnya.

Menurut Gani, inovasi tidak sekadar berkaitan dengan penciptaan teknologi baru atau peluncuran produk modern, tetapi juga merupakan proses kreatif yang menghasilkan nilai tambah.

“Inovasi adalah wujud nyata kemampuan berpikir manusia, rasa ingin tahu hingga proses kreatif yang menghasilkan nilai tambah. Filosofinya tentu bukan sekadar menciptakan teknologi baru atau meluncurkan produk yang modern,” katanya.

Ia menambahkan, inovasi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Hakikat inovasi itu dinamis dan ini penting dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, layanan publik hingga daya saing daerah,” ujarnya.

Gani menjelaskan, upaya tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Menurut dia, inovasi daerah tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan aplikasi, tetapi harus mampu menjawab persoalan mendasar masyarakat, mulai dari kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga kemandirian fiskal.

Dalam kajian tersebut, Kota Banjarmasin dan Kabupaten Sragen menghadapi tantangan pembangunan yang berbeda. Data yang disampaikan dalam kegiatan itu menyebutkan bahwa kedua daerah mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 5,6 persen pada 2025.

Namun, persentase penduduk miskin di Kabupaten Sragen masih mencapai 11,22 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjarmasin tercatat sebesar 6,49 persen. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah, termasuk penguatan sinergi antara dunia kerja, pelatihan, dan penyediaan lapangan usaha.

Gani menekankan bahwa praktik baik dari daerah rujukan perlu diadaptasi secara cermat agar sesuai dengan karakteristik wilayah, kapasitas fiskal, serta kebutuhan masyarakat setempat.

“Pembelajaran inovasi dari daerah rujukan ini diharapkan bisa direplikasi secara cermat agar sesuai dengan karakteristik, kemampuan fiskal, serta kebutuhan riil masyarakat di Sragen dan Banjarmasin, tentu diselaraskan dengan struktur dan kultur masyarakat yang ada di daerah tersebut,” tuturnya.

Dalam diskusi yang melibatkan narasumber dan perwakilan pemerintah daerah, Direktur LAIP Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Aris Kurniawan, menyampaikan bahwa pengembangan pelayanan publik berbasis kota cerdas kini diarahkan pada pendekatan Pemerintah Digital (PEMDI), yang disebutnya sebagai pengembangan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Konsep ini kita lakukan penyesuaian kembali, dengan upaya pendampingan masif secara bertahap yang dilakukan, target dan piloting use case teknologi digital pada kota cerdas dalam lima tahun ke depan akan terus ditambah dengan mengukur karakteristik wilayah, indikator dan syarat-syarat lainnya yang harus dipenuhi daerah,” ujarnya.

Aris menambahkan, pengembangan kota cerdas juga berkaitan dengan pembangunan ekosistem pusat data nasional yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

“Arah pengembangannya tentu jelas, ekosistem pusat data nasional, diarahkan ke sana dan erat kaitannya pusat data hijau yang berfungsi memaksimalkan dampak lingkungan, lewat energi terbarukan sebagai bagian dari transformasi digital,” katanya.

Sementara itu, ahli dari Ikatan Pusat Data Hijau Indonesia (IPUSTAH-ID), Said Madrus, menyoroti semakin kompleksnya kebutuhan pengembangan teknologi digital. Ia juga menekankan pentingnya konservasi energi melalui manajemen energi dalam pemanfaatan energi oleh pemerintah pusat dan daerah, sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada sesi pemaparan praktik baik, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, menyampaikan dua inovasi unggulan daerahnya, yakni Smartkampung dan Banyuwangi One.id. Kedua inovasi tersebut dinilai berhasil dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Adapun dari Kota Bandung, Analis Kebijakan Ahli Muda Bapperida, Ginansyah Munggaran, memaparkan Bandung Super Maps (BSM) Pro, sebuah inovasi berbasis geospasial. Inovasi tersebut menarik perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin karena dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Melalui kegiatan ini, hasil kajian diharapkan menjadi referensi bagi Kota Banjarmasin dan Kabupaten Sragen dalam mengembangkan inovasi kota cerdas yang sesuai dengan karakteristik, kapasitas, dan kebutuhan masing-masing daerah.

Editor : Tim Redaksi

Terpopuler

13 Korporasi Disidik Kasus Karhutla di Kalsel, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Perusahaan
13 Korporasi Disidik Kasus Karhutla di Kalsel, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Perusahaan
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Bupati Tala Serahkan Bantuan Keagamaan di Desa Kandangan Baru

Pemkab Tanah Laut Tindak Lanjuti Kondisi Warga Penderita Kanker Mata di Bati-Bati

Bawaslu Batola: Sampai Sekarang Belum Ada Temuan Pelanggaran Pemilu

Pj Bupati Dinansyah : Pemuda Pegang Tongkat Estafet Pembangunan

Pemkab Batola Kembali Sabet Adipura

Inovasi Seni di Tapin, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tingkatkan Kapasitas Pelaku Seni Lokal

Walikota Banjarmasin Terus Ingatkan Warga Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Lingkungan Hidup

Rumah Mediasi Pendidikan Al Fatih Siap Hadirkan Solusi Komprehensif untuk Pendidikan Masa Depan

Atraksi Udara FASI HSU Meriahkan Puncak Harjad ke-74

Kontestasi Pilkada 2024 Tanah Bumbu Menghangat, Duet SBR-Novri Dinilai Ideal

TAGGED:Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)BOGORPemkot banjarmasinSmart City 2026
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article 13 Korporasi Disidik Kasus Karhutla di Kalsel, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Perusahaan 13 Korporasi Disidik Kasus Karhutla di Kalsel, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Perusahaan

Latest News

KAI Wisata Dukung Post-Tour WITF 2026, Perkenalkan Kereta Panoramic kepada Pasar Internasional
KAI Wisata Dukung Post-Tour WITF 2026, Perkenalkan Kereta Panoramic kepada Pasar Internasional
Ekonomi Oktober 24, 2026
Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK
Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK
Nasional Oktober 24, 2026
Pemkot Banjarbaru Tutup Orientasi PPPK 2026
Pemkot Banjarbaru Tutup Orientasi PPPK 2026
KALIMANTAN SELATAN Oktober 24, 2026
Legislator Faisal Hariyadi
Legislator Faisal Hariyadi Gelar Reses Serap Aspirasi soal Infrastruktur dan Bansos
KALIMANTAN SELATAN Oktober 23, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?