lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Penjaga malam sekolah di SMP Negeri 6 Banjarmasin, Gang Simpati RT 14, Keluarahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah tewas akibat tertimpa runtuhan sekolah, Jum’at (19/1/2024).
Koordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Akhdyat Yosida kepada lenterakalimantan.com menuturkan kronologi kejadian yang dihimpun melalui keterangan kerabat korban.

“Korban yang tertimpa atas nama Muliyadi (39) warga Jalan Veteran Gang Dwikora RT 27 RW 02, Kelurahan Sungai BIlu, Kecamatan Banjarmasin Timur,” tuturnya.
Awalnya Korban bersama temannya yakni Darmawi dan Khaidir sedang memotong kawat besi bekas bangunan kelas. Sementara Mulyadi berada jauh dari bangunan.
“Saat itu Khaidir sedang memotong kawat besi pada bagian atas bangunan. Sementara Mulyadi dan Darmawi berada sangat jauh darinya, pada saat korban kesusahan dalam memotong kawat besi, akhirnya korban menggunakan godam untuk menghancurkan kawat besi tersebut,” paparnya.
Saat korban sedang memukul kawat tersebut tiba-tiba bangunan pada bagian tengah kelas tersebut sekitika ambruk dan menimpa Mulyadi. Dengan histeris Khaidir dan Darmawi pun langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
“Bersama relawan gabungan dan didampingi pihak kepolisian yang mengawasi, kurang lebih satu jam proses evakuasi akhirnya korban berhasil dikelaurkan dari runtuhan. Namun saat Tim Inafis melakukan penanganan korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Adapun saat dievakuasi korban ditemukan dalam posisi tertelengkup,” jelasnya.
Korban dievakuasi menggunakan unit emergency Redam menuju ke Ruang Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin dan untuk pihak keluarga juga sudah mengetahui.


