lenterakalimantan.com, PELAIHARI -Tim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, melakukan kunjungan visitasi pengampuan layanan uronefrologi di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Pada Senin (11/8/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan ,untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.
Kunjungan kali ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) dalam meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan. Wakil Bupati Tanah Laut, H Muhammad Zazuli, menyambut baik kolaborasi dengan rumah sakit rujukan provinsi, untuk memperkuat kapasitas tenaga medis dan kelengkapan fasilitas kesehatan.
“Kami menyadari, penyakit ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan berkelanjutan. Dengan adanya visitasi ini, diharapkan RSUD Hadji Boejasin dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujarnya saat di RSUD Hadji Boejasin.
Wabup Zazuli, menegaskan komitmen Pemkab Tala untuk terus mendorong kerja sama lintas fasilitas kesehatan, demi pemerataan kualitas layanan .
“Harapan kami, masyarakat Tala bisa mendapatkan layanan kesehatan terbaik di daerah sendiri, sehingga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk pengobatan,” pungkasnya.
Sementara itu Direktur RSUD Hadji Boejasin, drg. Budi Rukhiyat, menjelaskan bahwa rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit pengampu tipe C atau madya untuk layanan uronefrologi.
“Jadi hari ini kita kedatangan tim dari RSUD Ulin untuk Visitasi layanan Uronefrologi,” jelasnya.
Ia menambahkan, ini merupakan program pemerintah, di mana RSUD Hadji Boejasin menjadi salah satu rumah sakit pengampu tipe C atau sekarang rumah sakit madya yang mengampu untuk layanan Uronefrologi. Salah satu hasil dari visitasi ini adalah penambahan kapasitas tempat tidur (bed) untuk pasien cuci darah.
“Salah satu juga kunjungan dari visitasi ini adalah untuk menambah keranjang atau bed untuk pasien-pasien cuci darah yang saat ini baru ada 11 nanti akan kita tambah jadi sekitar 15 ini tujuannya untuk pelayanan kepada masyarakat, tidak ada lagi antrian-antrean atau pasien cuci darah yang keluar kota,” pungkasnya.
Editor : Dad


