lenterakalimantan.com, TAMIYANG LAYANG – Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Timur V Tahun 2025, akhirnya menetapkan Drs Aspahani, sebagai Ketua MUI Bartim terpilih masa bakti 2025-2030.
Musda MUI Bartim sendiri digelar di Aula LPTQ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bartim, Rabu (29/10/2025),
Pengurus masa bakti 2020-2025 sendiri menyampaikan laporan pertanggungjawaban kerja selama bertugas. Termasuk arus keuangan dan aset yang didapatkan.
Para undangan yang terdiri dari anggota MUI, NU, Muhammadyah, perwakilan kecamatan dan beberapa unsur lain, mengikuti kegiatan sampai acara selesai. Karena pada Musda ini merupakan akhir dari masa kepengurusan lama dan akan membentuk formasi yang baru.
Selain menggelar sidang pleno, panitia juga menetapkan tim formatur untuk memilih ketua baru.
Tim beranggotakan 14 orang terdiri dari perwakilan MUI kabupaten, MUI provinsi, MUI kecamatan, dari ormas (NU dan Muhammadiyah), serta tokoh masyarakat.
Pada putaran pertama, suara meraih angka sama alias draw. Yaitu 7-7. Namun di putaran kedua, H Aspahani (Ketua MUI hasil PAW/masa bakti 2022-2025) yang bertempelan ketat dengan H Ahmad Gazali (Ketua PC NU), meraih 8 suara alias unggul 3 suara dibanding kompetitornya.
Adapun formasi kepengurusan inti terpilih MUI Bartim Masa Bakti 2025-2030, adalah :
– Ketua : Drs H Aspahani (Muhammadiyah)
– Sekretaris : H Hajar Gunawan SE (Muhammadiyah)
– Bendahara : H Ahmad Janawi SSos MM
Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah, Prof Dr Bulkani MPd,mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan ia mengharapkan eksistensi lebih di masa mendatang.
“Mari kita jadikan ini bukan saja sebagai tugas dan pengabdian, namun juga sebagai ladang untuk akhirat kelak. Jangan jadikan MUI sebagai ajang penghidupan, tapi sebagai sarana yang harus kita hidupi, ” ujar guru besar Universitas Muhammadiyah Palangka Raya yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid (DMI) Kalteng tersebut, pada penutupan acara Musda. *
Penulis : Nia Tuniah
Editor : Can












