lenterakalimantan.com, BASARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menerima kunjungan Tim Penilai Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka Penilaian Desa Percontohan Antikorupsi Tahun 2025, bertema “Menciptakan Pemerintahan dan Masyarakat Desa yang Berintegritas Demi Mewujudkan Desa Antikorupsi”. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kepala Desa Bungai Jaya, Kecamatan Basarang, Selasa (11/11/2025).
Turut hadir Wakil Bupati Kapuas, Dodo, mewakili Bupati Kapuas, Plt Kepala Inspektorat Kapuas Arnes, Ketua Tim Penilai Replikasi Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Kalteng Alfian beserta tim, unsur Forkopimda, para kepala desa, dan masyarakat Desa Bungai Jaya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan desa antikorupsi merupakan bagian penting dari visi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mendukung penuh program desa antikorupsi ini. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai integritas mulai dari tingkat desa agar pelayanan publik semakin bersih dan masyarakat turut berperan aktif dalam pencegahan korupsi,” ujar Dodo.
Ia berharap keberhasilan Desa Bungai Jaya sebagai calon desa percontohan antikorupsi dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kapuas dalam menumbuhkan budaya pemerintahan yang jujur dan akuntabel.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Replikasi Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Kalteng, Alfian, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan untuk mengukur sejauh mana desa telah menerapkan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami menilai bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai antikorupsi dijalankan dalam praktik pelayanan masyarakat. Desa Bungai Jaya menunjukkan semangat luar biasa dan partisipasi aktif dari aparat serta warganya,” kata Alfian.
Kegiatan penilaian ditutup dengan sesi tanya jawab serta peninjauan langsung terhadap sejumlah inovasi pelayanan publik yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Bungai Jaya. Tim penilai juga memberikan beberapa rekomendasi untuk memperkuat upaya menuju desa berintegritas.
Pemkab Kapuas berharap, lahirnya Desa Bungai Jaya sebagai percontohan desa antikorupsi dapat memperkuat komitmen pemberantasan korupsi sejak tingkat desa serta menjadi teladan bagi daerah lain di Kalimantan Tengah.
“Kami berharap semangat integritas dan transparansi ini bisa menular ke seluruh desa di Kapuas dan Kalteng,” ujar Dodo menutup kegiatan.
Editor : Tim Redaksi


