lenterakalimantan.com, JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, memimpin pertemuan strategis bersama para stakeholder bidang kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Wagub didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, Kamis (5/2/2025).
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut konkret dari hasil tatap muka Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dengan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, serta Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pertemuan di tingkat kementerian tersebut menitikberatkan pada arah pengelolaan hutan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar kawasan hutan.
Dalam pertemuan lanjutan yang dipimpin Wagub Edy Pratowo, dibahas sejumlah inisiatif dan usulan strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah disampaikan kepada Kementerian Kehutanan.
Fokus pembahasan diarahkan pada upaya optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) Dana Reboisasi (DR) untuk mendukung pembangunan infrastruktur penunjang lingkungan, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan ekosistem serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Penguatan infrastruktur lingkungan dinilai memiliki peran krusial dalam upaya mitigasi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satu langkah yang disoroti adalah normalisasi sungai sebagai bagian dari penataan tata air.
Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan air sepanjang tahun, tetapi juga mencegah banjir serta mempertahankan kelembapan lahan gambut guna menekan risiko terjadinya Karhutla.
Melalui pertemuan ini, Pemprov Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan, demi pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Editor: Rizki


