lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala (Batola) melalui Dinas Sosial bersama Tim Kelompok Kerja (Pokja) Sekretariat menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan sosialisasi program “Sekolah Rakyat”, Selasa (14/4/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial tersebut difokuskan pada penyusunan strategi komunikasi agar program peningkatan akses pendidikan ini dapat dipahami dan diterima secara luas oleh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan informasi program tersampaikan secara utuh. Tim Pokja Sekretariat menilai, sosialisasi yang efektif harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan lintas sektor dan berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala, Dahtiar Fajar, mengatakan rapat tersebut membahas kesiapan teknis pelaksanaan sosialisasi di lapangan, khususnya terkait proses rekrutmen peserta program.
“Agenda rapat hari ini adalah persiapan sosialisasi rekrutmen Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sosialisasi akan dilaksanakan melalui tiga metode utama. Pertama, sosialisasi langsung dengan menjangkau masyarakat di 17 kecamatan melalui pertemuan tatap muka yang melibatkan sekitar 40 peserta di setiap kecamatan.
Kedua, sosialisasi di lingkungan sekolah yang menyasar satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Ketiga, sosialisasi melalui media digital dan non-digital, seperti pemanfaatan media sosial, video edukasi, platform daring, serta penggunaan alat peraga berupa spanduk dan brosur.
Dalam pelaksanaannya, Pokja Sosialisasi melibatkan berbagai instansi, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala, serta tim teknis seperti Program Keluarga Harapan (PKH) setempat.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, pemerintah daerah berharap sosialisasi program Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Tim Redaksi


