lenterakalimantan.com, TANJUNG – Polsek Haruai bergerak cepat menindaklanjuti video viral terkait perselisihan warga saat mengantre BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Desa Seradang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Rabu (9/9/2026).
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi kejadian tetap kondusif.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menjelaskan bahwa perselisihan dipicu aksi penyerobotan antrean BBM bersubsidi.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat pria berinisial DU (34) diduga memotong antrean pengisian Pertalite sehingga memicu cekcok mulut dengan pembeli lain berinisial TUK.
Keributan kemudian meluas ketika pria berinisial AP (40) mencoba melerai. Namun, situasi justru semakin panas setelah TUK menuduh AP sebagai pihak yang menyuruh DU menerobos antrean.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Jaro Tabalong Tewaskan Balita, Satu Anak Lainnya Luka Bakar
“Tidak terima dituduh, AP kemudian pulang ke rumah dan mengambil sebilah parang serta sebatang tombak kayu. Setelah itu ia kembali ke SPBU hingga sempat menimbulkan kepanikan,” ujar Heri.
Aksi tersebut berhasil diredam setelah operator SPBU turun tangan menenangkan situasi, sehingga AP akhirnya meninggalkan lokasi.
Meski sempat kondusif, Satreskrim Polres Tabalong langsung melakukan pemeriksaan saksi dan gelar perkara. Hasilnya, AP ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
“Saat ini tersangka AP telah diamankan di Rutan Polres Tabalong bersama barang bukti sebilah parang dan tombak kayu untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.
Polres Tabalong mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan persoalan di ruang publik, terutama di fasilitas umum seperti SPBU.
Hingga saat ini, situasi di SPBU Desa Seradang telah kembali aman dan kondusif.
Editor: Rizki


