lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan masker gratis kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kecamatan Kapuas Tengah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, belum lama ini.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan warga di tengah kondisi cuaca kering dan kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Karolnae, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Vitrianson, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Apendi, Camat Kapuas Tengah Jhon Sutrisno, Kepala Cabang Pembantu Bank Kalteng Pujon, unsur Tripika Kecamatan, para kepala desa se-Kecamatan Kapuas Tengah, serta masyarakat penerima manfaat.
Bantuan sembako disalurkan melalui Dinas Sosial dan DKPP Kabupaten Kapuas. Sementara itu, bantuan masker diberikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap dan kualitas udara yang kurang sehat.
Dalam kesempatan tersebut, Dodo mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan karhutla.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kapuas kepada masyarakat. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi cuaca seperti sekarang ini,” ujar Dodo.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat cuaca panas dan kering.
Menurutnya, upaya pencegahan perlu menjadi perhatian bersama agar kebakaran tidak terjadi dan menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
“Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan. Saya berharap masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya bisa sangat luas, bukan hanya terhadap lingkungan tetapi juga kesehatan masyarakat. Mari kita cegah karhutla sedini mungkin,” tuturnya.
Dodo turut meminta para camat dan kepala desa agar terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla serta pentingnya menjaga lingkungan. Pemerintah Kabupaten Kapuas juga akan terus melakukan upaya penanganan dan pencegahan sesuai kewenangan dan kemampuan daerah, termasuk memberikan dukungan kepada warga terdampak.
Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi cuaca kembali membaik dan risiko karhutla serta dampak kekeringan dapat diminimalkan.
“Semoga hujan segera turun dan kondisi kembali normal. Mari kita jaga lingkungan bersama-sama dan saling mengingatkan agar Kabupaten Kapuas tetap aman dari karhutla,” pungkasnya.
Sumber : hmkmf


