lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pasangan ABG yang tengah asyik menjalin cinta terlarang (belum terikat sebagai suami istri), terjaring tim operasi pekat Tanah Laut, sedang ngamar di hotel di Kota Pelaihari, Sabtu (5/2) malam.
Razia gabungan Satpol PP dan Damkar. TNI-Polri, BNN Kabupaten, dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tala, itu berlangsung sejak pukul 21:00 hingga 23:30 Wita, menyisir semua hotel dan penginapan di Kota Pelaihari.
Diantara mereka yang terjaring 4 orang masih di bawah umur dan salah satu diantara mereka positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.
Pasangan bukan suami istri terjaring razia di Hotel Sinar dan Hotel Surya. ditemukan pasangan di luar nikah sedang ngamar tanpa busana. Bahkan di antara mereka, ABG berusia 15 tahun, check in menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA). Sementara Hotel lainnya nihil.
Saat diinterogasi Neng bunga (16) tahun bukan nama sebenarnya, mengaku duduk di salah bangku SMA ini, terlebih dahulu check in sejak pukul 16:00 Wita menggunakan KIA. Semenrara pasangannya berusia 18 tahun datang belakangan.
“Saya menginap di hotel ini setelah memperlihatkan KIA kepada petugas hotel,” kata dia yang mengaku warga Kurau dan pasangannya warga Tambang Ulang Tala.
Di Hadapan petugas ia mengaku sudah dua kali menginap di hotel tersebut bersama pasangannya. Tak hanya di Hotel Pelaihari ia juga pernah menginap di sebuah hotel di Kota Banjarmasin bersama kekasihnya tersebut.
Semebtara yang terindikasi mengkonsumsi narkoba, langsung digiring ke Kantor BNN Kabupaten Tala guna pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan lima lainnya, dibawa ke Markas Satpol PP dan Damkar Tala.
Kasatpol PP dan Damkar Tala, HM Kusri, menyayangkan pihak hotel menerima tamu hanya menggunakan KIA, terlebih lagi berduaan. Padahal semua hotel di Kabupaten Tanah Laut sudah diingatkan untuk tidak menerima pasangan di luar nikah.
“Sebelumnya kami juga pernah mendapatkan pasangan di luar nikah tidur di hotel ini. Pihak hotel berjanji tidak mengulang kembali, ternyata ingkar “katanya.
Kusri berucap akan memberikan sanksi kepada pengelola hotel. Sebab diduga telah membiarkan ABG nginap tanpa identitas benar.


