• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Simungkal Pemenang Kontes Durian Tahun 2019 Lalu, Kini Pohonnya Mati Akibat Terkontaminasi Zat Berbahaya Limbah Batu Bara
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Simungkal Pemenang Kontes Durian Tahun 2019 Lalu, Kini Pohonnya Mati Akibat Terkontaminasi Zat Berbahaya Limbah Batu Bara
Uncategorized

Simungkal Pemenang Kontes Durian Tahun 2019 Lalu, Kini Pohonnya Mati Akibat Terkontaminasi Zat Berbahaya Limbah Batu Bara

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
3 Min Read
Gambar Pohon Durian Juara Kontes, Mati Kekeringan di Duga Terkontaminasi Zat Berbahaya Limbah Batu Bara.
Gambar Pohon Durian Juara Kontes, Mati Kekeringan di Duga Terkontaminasi Zat Berbahaya Limbah Batu Bara.
SHARE

lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Mengenal Durian simungkal juara kontes se-kalimantan selatan pasti sudah tidak asing lagi bagi para pencinta buah kulit berduri ini.

Pasalnya pernah menjadi juara kontes durian tahun 2019 lalu di Kiram Park Banjarbaru Kalsel.

Setiap musim durian tiba simungkal banyak diburu pencinta durian dari berbagai daerah di Kalsel, menyempatkan datang ke kebun.

Budidaya pohon durian ini berhasil dikembangkan oleh Nasruddin Naba dilahan kebun Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Namun dalam beberapa tahun belakangan ini, durian simungkal hilang dipasaran sampai tidak tercium baunya lagi.

Saat awak media lenterakalimantan.com menyambangi kebun durian itu, terlihat batang pohon durian banyak yang mati kekeringan dan daun-daunnya menguning berguguran.

Terlihat, tidak ada lagi pohon durian yang tumbuh subur, hampir semua pohon durian mati kekeringan.

Ketua Kelompok KBR Asam-Asam Nasruddin Naba mengaku, pohon durian banyak yang sudah mati, setelah adanya peristiwa banjir di tahun 2021 lalu yang merendam lahan kebun terjadi beberapa hari lamanya.

Ia menuturkan, dari jumlah keseluruhan 200 pohon kini tersisa 30 pohon. Itupun yang bertahan hidup belum tentu bisa berbuah.

Ia menambahkan, mengatasi masalah ini, dirinya sudah berbagi upaya menyelamatkan pohon durian supaya tidak mati.

“Sudah berbagai cara saya lakukan supaya pohon durian ini bisa tumbuh baik lagi, tapi sia – sia saja tidak bisa bertahan hidup, banyak yang mati karena kekeringan,” ucapnya baru-baru ini, (7/10).

Nasruddin menjelaskan, untuk mengetahui penyakit hama pembunuh pohon durian, ia pernah lakukan uji laboratorium dengan cara mengambil sampel tanah dan air sungai dekat dengan kebun.

“Saat ambil sampel air dan tanah lumpur di sungai memang tanahnya terlihat hitam seperti tercemar, dari hasil penelitian laboratorium ada zat unsur-unsur yang mematikan tanaman,” tukasnya.

Menurutnya, setelah mengetahui hal itu, selanjutnya membuat surat ke perusahaan batu bara, untuk dilakukan pemeriksaan dan diteliti oleh ahli secara bersama sama diketahui.

“Sampai lima bulan lamanya belum ada informasi lanjutan dari pihak perusahaan batu bara, bagaimana hasilnya,” imbuhnya.

Nasruddin menduga kematian yang sangat masif terjadi di pohon durian itu, efek dari tambang, lahan kebun terkontaminasi ada zat mematikan ke pohon durian.

Padahal kata Nasruddin, sebelum kejadian ini, pohon durian milikinya itu sempat empat kali panen raya dan hasilnya sangat memuaskan. Dalam setiap panen bisa menjual dikisaran Rp 800 juta sampai 1,5 miliar.

Terpopuler

OJK Kalsel
OJK Kalsel: Kinerja Intermediasi Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
Ekonomi
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Serbuan Vaksin Terus di Upayakan Kejar Cakupan 100 Persen

Bupati HST : Promosi Pariwisata Perlu Strategi

Enam Kecamatan di HST Dilanda Banjir, 4.824 Jiwa Turut Terdampak

Momentum HUT ke-31, DPRD Kalteng Dorong Polda Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Polres Balangan Bakal Miliki PNPP

Qbet Casino: de geheimen van hun succes onthuld

BPBD Tapin Aktifkan Posko Siaga Bencana Banjir

Bupati Noormiliyani Letakan Batu Pertama
Pembangunan Mesjid Ar-Rahman Bakumpai

Warga Bantu TNI Rehab Masjid Al Mujahidin di Telaga Langsat Tanah Laut

Wabup Tala Tinjau Lakukan Ibadah Malam Natal di Sejumlah Gereja

TAGGED:PelaihariTanah Laut
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Rapat koordinasi penanggulangan konflik sosial di wilayah Kabupaten Balangan yang digelar di Aula Mapolres Balangan, Kamis (6/10/2022). Kodim 1001/HSU Balangan Menantang Keras Adanya Tambang Ilegal di Balangan
Next Article Kodim 1001/HSU-BLG Dapat Surprise Dari Polres Balangan

Latest News

Puluhan Advokat PERKADIN
Puluhan Advokat PERKADIN Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Banjarmasin
KALIMANTAN SELATAN Juli 28, 2026
Betang patuh
DPRD Kalteng Apresiasi Gebyar Reward Betang Patuh, Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan
KALIMANTAN SELATAN Juli 28, 2026
Profesionalitas ASN
Pemkot Banjarbaru Perkuat Profesionalitas ASN melalui Rakor Kepegawaian
KALIMANTAN SELATAN Juli 28, 2026
PLN
Wali Kota Banjarbaru Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik
KALIMANTAN SELATAN Juli 28, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?