lenterakalimantan.com, RANTAU – Kelompok Kreativitas Candi Laras Kabupaten Tapin diketuai Naimatur Robiah, SSI,.MM mengadakan pertemuan rutin bulanan yang dihadiri para anggota,di Gazebo Makam Datu Muhammad Al – Qabul Desa Candi Laras Utara, Sabtu (12/11).
Na’imatur Robiah mengatakan dipilih tempat pertemuan di pendopo objek wisata datu Qabul dalam rangka sekaligus mengajak seluruh anggota untuk berziarah.
“Karena para anggota kelompok merupakan pengrajin dari Kecamatan Candi Laras Utara dan kecamatan Candi Laras Selatan, sehingga sangat tepat dalam momen silaturahmi ini kita, sekaligus mempromosikan wisata susur sungai dan wisata religi yang ada di Tapin,” Ujar Na’imatur Robiah yang juga pendamping UKM
Menurut dia kelompok Kreativitas Candi Laras saat ini memiliki anggota yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari para pengrajin sasirangan dan pengrajin anyaman dari beberapa kecamatan di Tapin.
“Saat ini kelompok kita sudah mempunyai koperasi yang mempunyai legalitas dan saat koperasi sudah mempunyai 2 buah galeri pemasaran untuk produk – produk hasil kerajinan Tapin,”ujarnya.
Pada pertemuan dengan seluruh anggota, Na’imatur Robiah juga menyempatkan memberikan sosialisasi tentang pembuatan nomor induk berusaha kepada seluruh anggota dan masyarakat.
Semua anggota koperasi sudah memiliki NIB yang pembuatan dibantu langsung oleh Naimatur Robiah sebagai pendamping UKM di Tapin.
Ia bilang pertemuan dengan seluruh anggota sekaligus membicarakan persiapan kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dimana Kelompok Kreativitas akan diminta tampil dalam pameran menyambut kedatangannya,” ujarnya.
Untuk mempromosikan wisata susur sungai, dalam kunjungan ke Makam Datu Qabul, Na’imatur Ribuan beserta rombongan menggunakan perahu motor dimulai dari pelabuhan depan Mapolsek CLS dan menempuh perjalanan sekitar 20 menit menuju makam Datu Qabul dan rombongan kemudian berdoa bersama disana.
Usai dari makam Datu Qabul, Na’imatur Robiah beserta rombongan juga menyempatkan berziarah ke Makam Datu Muning atau tau Muhammad Ilyas di desa Sungai Rutas yang juga menggunakan perahu motor.
Seperti yang dikatakan Naimatur Robiah, makam datu Muning merupakan salah satu makam para wali yang ada di kecamatan CLS atau tepatnya di desa Sei Rutas, menuju ke lokasi makam hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai atau perahu motor.
Selain dapat mengunjungi makam wali Allah disana, selama perjalanan kita dapat melihat dan menyaksikan keasrian sungai Tapin yang masih bersih dan jika beruntung kita dapat melihat hewan primata yang sangat dilindungi yaitu bekantan.
“Sangat beruntung dalam perjalanan susur sungai menuju makam Datu Muning, rombongan melihat beberapa ekor Bekantan yang sedang mencari makan di tepi sungai,”tandasnya.


