lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Tiga Pengunjung Wisata kawasan Air terjun Bajuin Desa Sungai Bakar Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut, terseret arus air sungai setempat.
Informasi hilangnya tiga pengunjung wisata yang sedang berkemah tersebut diinformasikan, Senin (7/11/2022) pukul 07 November 2022 Sekira Jam 04.00 Wita.
Berdasarkan yang diterima tiga orang tenggelam terbawa arus sungai bakar di kawasan air terjun Bajuin. Dua orang mampu diselamatkan oleh relawan gabungan kepolisian, BPBD Tala dan R2T.
Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari IPDA Felly Manurung membenarkan informasi tersebut.
“Iya benar kejadiannya di Desa Sungai Bakar jalan lembah putri Rt.10 Rw.02 Desa Sungai Bakar Bajuin,” kata Felly.
Korbannya bernama Heru Nur Rahman (39) tahun Warga Jalan Veteran Komplek Al Ikhwan, Pahras Yuda (21) tahun Warga Kuin Gang Al Hidayah jalur 1 No. 101 Banjarmasin Barat dan Ahmad Saidi, (22) tahun warga Ir.Phm Noor Rt.25 Rw.02 No.29 Banjarmasin Barat.
“Satu orang dinyatakan meninggal bernama Heru Nur Rahman. Sementara Pahras Yuda dan Ahmad Saidi selamat dan masih dirawat di Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari” tandas Kapolsek.
Kapolsek Felly Manurung menceritakan kronologis kejadian tiga korban tenggelam bermula Senin tanggal 07 November 2022 skj 04.00 Wita di sungai yang berada di area objek wisata air terjun Bajuin lembah putri telah terjadi orang tenggelam terseret air sungai.
Berawal dari 6 orang yang datang sekitar jam 01.00 wita membuat tenda peristirahatan di samping sungai.
Sekira jam 04.00 wita, tiba-tiba air sungai naik ke tenda. Pada saat air sungai naik ke tenda, korban bersama-sama memindah tenda dan sepeda motor ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terbawa arus.
Pada saat memindah sepeda motor tersebut, 3 orang korban terpeleset dan terbawa arus sungai. Kemudian sekitar jam 04.30 wita, 2 orang korban Pahras Yuda dan Ahmad Saidi berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Boejasin.
Kemudian sekira jam 09.10 wita 1 orang korban Heru Nur Rahman ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Hadji Boejasin


