lenterakalimantan.com, PARINGIN – Berdasarkan Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Balangan, jumlah penduduk miskin (jiwa) di Balangan menurun, menempati posisi ke kedua terendah se-Kalsel setelah Kabupaten Tapin.
Hal itu sampaikan Kepala BPS Balangan melalui Badal Imamuddin Kasubbag Umum BPS Balangan, bahwa jumlah penduduk miskin (jiwa) data tahun 2020 hanya 7.064 jiwa meningkat menjadi 8.062 jiwa di tahun 2021 dan di tahun 2022 ini kembali menurun menjadi 7,825.
Hingga menempatkan Balangan di posisi kedua setelah Kabupaten Tapin dengan jumlah 6.982 jiwa sebagai kabupaten terendah jumlah penduduk miskin (jiwa).
Sementara Di persentase penduduk miskin (P0) Balangan menempati posisi keempat terbanyak persentase penduduk miskin (P0) 5,83 persen, di posisi ketiga Kabupaten Tabalong 5,87 persen, posisi kedua Kabupaten Hulu Sungai Tengah 5,92 dan Kabupaten Hulu Sungai Utara di puncak tertinggi dengan jumlah 6,49.
“Persentase penduduk miskin (P0) juga mengalami penurunan, tahun 2020 sebesar 5,32 tahun 2021 sebesar 6,07 dan 2022 5,83,” terangnya Badal Imamudin saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (27/12/2022).
Selain itu data garis kemiskinan Kabupaten Balangan juga semakin tinggi di tahun 2021 adalah 441 488 rupiah, tahun 2021 menjadi 453 928 rupiah dan tahun 2022 476. 190 rupiah.
Disisi lain berdasarkan angka dari website BPS Balangan, angka keparahan kemiskinan kabupaten Balangan kini menurun, dari 0,240 persen di tahun 2020, 0,187 persen di tahun 2021, dan kembali menurun di tahun 2022 menjadi 0,119.
“Data kemiskinan keadaan 2022 akan segera di update di website BPS Provinsi Kalsel dan BPS Kabupaten Balangan. Bagi yang ingin melihat tren untuk lima sampai tahun tahun terakhir bisa dicek di website tersebut,” pungkasnya.


