Lenterakalimantan.com, BARABAI – Libur natal dan tahun baru kali ini diwarnai dengan ramainya geliat para wisatawan ke berbagai tujuan destinasi di Kalimantan Selatan, begitu pula di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Imbas dari fenomena itu, usaha rental alat camping LEO Outdoor HST turut mengalami kenaikan omset.
Hal ini menjadi sebuah angin segar bagi pelaku usaha sewa alat camping tersebut, karena beberapa tahun belakangan sempat sepi akibat dari adanya pandemi Covid-19.
Muhammad Hidayatullah owner LEO Outdoor HST yang berlokasi di Desa Palajau, Kecamatan Pandawan mengaku dalam sepekan terakhir tokonya ramai didatangi para wisatawan yang memesan tenda dan beragam peralatan camping lainnya.
Menurutnya, kondisi tersebut memang hal umum yang terjadi pada setiap momen liburan maupun hari-hari besar lainnya.
“Alhamdulillah, momen libur tahun baru ini mengalami peningkatan. Kalaunya hari-hari biasanya omset kita sekitar Rp 1 juta per bulan, sedangkan momen seperti ini bisa mencapai Rp 2 juta per bulan,” tuturnya, Sabtu (31/12/2022).
Tujuan para wisatawan, menurut Dayat sangat beragam. Ada yang berwisata petualangan ke Gunung Halau-Halau, Gunung Hauk, Bukit Hatayung, maupun beberapa lokasi wisata petualangan lainnya. Disamping itu, banyak pula yang menuju wisata santai seperti Pantai Batakan, Batu Benawa Pagat, serta beberapa tempat lain.
Disamping itu, dalam sepekan terakhir ini dari sekolah-sekolah juga banyak melaksanakan perkemahan Pramuka. Berhubung stok tenda dan perlengkapan campingnya masih terbatas, seringkali juga mengalami kehabisan stok karena orderan pada waktu bersamaan.
“Stok barang masih terbatas, kadang juga pernah kehabisan tenda karena pesanan untuk memfasilitasi kegiatan yang berbarengan,” tambahnya.
Pihaknya pun mengimbau kepada para wisatawan untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan selama berwisata. Mengingat saat ini sering terjadi cuaca buruk dan status siaga bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, gelombang tinggi (Hidrometeorilogi) yang sudah ditetapka oleh BMKG.
“Utamakan keselamatan dalam berwisata, ikuti arahan pengelola ataupun petugas berwenang di tempat tujuan para wisatawan. Jangan lupa juga untuk tanggungjawab sampahnya masing-masing,” imbaunya.
Sementara itu, Daus salah satu wisatawan menuturkan, jasa sewa alat camping jadi pilihan karena lebih simpel untuk memfasilitasi kegiatannya berwisata. “Lebih simpel aja, setelah berkegiatan langsung kita kembalikan tanpa harus ribet mencucinya,” bebernya.
Ia menambahkan, wisata alam menjadi pilihannya karena lebih dapat menikmati waktu liburan dengan merefresh diri dari segala kesibukan. “Tujuan kami ke Bukit Hantayung. Lebih enjoy aja dapat menikmati liburan dengan hamparan pemandangan alam Pegunungan Meratus yang memanjakan mata,” tutupnya


