Lenterakaliamantan.com, PELAIHARI – Hewan ternak Kerbau milik warga di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut kerap berkeliaran di tengah jalan.
Akibatnya selain menganggu arus lalu lintas, bahkan hingga pernah beberapa kali tertabrak pengendara, dan merengut nyawa.
Seperti yang sudah diberitakan Lenterakalimamtam.com, beberapa hari yang lalu seorang pengendara Nmax tewas di tempat setelah menabrak kerbau melintas jalan di Desa Jorong.
Camat Jorong Zainal Abidin membenarkan, bahwa kejadian pengendara menabrak ternak kerbau kerap terjadi di wilayah Jorong.
Ia mengatakan, beberapa tahun yang lalu pihaknya sudah melakukan mediasi, mencari solusi dan mengundang pemilik ternak, tokoh masyarakat dan pemuda.
Muncul kesepakatan kata Zainal Abidin, pihak pemilik ternak membuat kandang ternak dengan cara dikelilingi menggunakan pagar kawat.
“Dari Kecamatan Jorong, sejak beberapa tahun yang lalu sudah melakukan pertemuan dengan pemilik ternak, dan mereka setuju membuatkan kandang,” katanya, Sabtu (21/1/2023).
Dia mengatakan, namun kenapa masih ada saja ternak yang berkeliaran di jalan, setelah dicari penyebabnya ternyata ada pintu kandang yang terbuka.
“Yang pernah kita ketahui biasanya ternak tersebut keluar dari pintu yang terbuka untuk mencari air minum ke sungai,” ucapnya.
Dari data yang diketahui Camat Jorong, jumlah ternak di wilayahnya mencapai ratusan ekor. Satu orang pemilik bisa mempunyai 10 ekor kerbau.
Zainal Abidin mengatakan, ke depan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencarikan solusinya lagi.
Apakah dibuatkan rambu-rambu imbauan kepada pengendara, agar harap berhati-hati saat melintas di titik-titik rawan di wilayah Kecamatan Jorong.


