lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Jamaah Haul Akbar ke 18 Ulama besar KH, Zaini Abdul Ghani atau guru sekumpul Martapura bakal digelar pada Kamis (26/2/2023) diperkirakan dihadiri jamaah yang tidak sedikit dari berbagai daerah.
Untuk mengatur jalannya Haul guru sekumpul Martapura di Kampung Keramat tersebut, Polda Kalimantan Selatan menyiapkan Sebanyak 1200 Personel Gabungan.
Pengamanan tidak hanya di kediaman Gubernur Sahbirin Noor di Jalan Kertak Baru, Martapura Timur, namun juga disiagakan di Mushalla Ar-Raudah di Sekumpul.
Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i, jika personel gabungan diantaranya dari Polri. TNI, Satpol PP dan Damkar, serta PMI “Sebanyak 600 personel dari Polri. Selebihnya dari TNI, Satpol PP, damkar dan PMI,” ujarnya.

Banyaknya petugas yang akan mengamankan Haul Guru Sekumpul, untuk mengantisipasi membludaknya Jamaah yang akan hadir. Selain itu, Polda juga akan melakukan pengamanan khusus kepada pejabat negara yang akan menghadiri Haul .
Sebelumnya panitia haul juga telah mengirimkan undangan kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin. Akan tetapi hingga saat ini pihak Polda Kalsel belum mendapatkan informasi yang jelas, siapakah pejabat negara yang akan hadir.
“Kalau memang ada pejabat yang hadir, maka personel akan ditambah,” ujarnya.
Sementara itu, Guna kelancaran arus lalu lintas , Dinas Perhubungan Kalsel akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kawasan martapura dan Banjarbaru .
Haul akbar Abah Guru Sekumpul diprediksi membludak. Sebab, haul ke-16 dan ke-17 sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Berkaca dari pengalaman haul akbar ke-15 (tahun 2020) dihadiri ada sekitar 2 juta orang.
“Makanya, tahun ini diperkirakan jumlahnya bisa meningkat. Jadi perlu dilakukan pengamanan agar Jamaah bisa tenang dan nyaman” tandas Rifa’i.


