lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bawaslu Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan ke Bawaslu Tala, dalam program safari pengawasan pemilu 2024, Kamis (26/1/2023)
Marsudi Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Tala, pada keterangan tertulis yang diterima lenterakalimantan.com, Jumat (27/1/2023), mengatakan, Ketua Bawaslu Kalsel Azhar Ridhani pada kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa Bawaslu Tala adalah kunjungan yang ke 10 kabupaten/kota yang sudah didatanginya bersama rombongan.
Menurutnya, tujuannya adalah melakukan safari pengawasan Bawaslu Kalsel, yakni yang pertama memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang ada di Bawaslu Tala dan jajaran Panwaslu Kecamatan se-kabupaten setempat.
Hal itu guna melaksanakan kerja-kerja pengawasan tahapan Pemilu serentak tahun 2024.
Selanjutnya kata Marsudi, memastikan kesiapan SDM insan pengawasan Pemilu di semua tingkatan siap dalam bekerja, siap dalam melakukan pengawasan tahapan pemilu 2024 yang sudah di mulai berjalan ini.
Terakhir, menunjukkan atau memberikan contoh Bawaslu Kalsel telah solid dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas sebagaimana diamanatkan oleh UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Ia mengatakan, Ketua Bawaslu Kalsel berharap kepada Bawaslu Tala beserta jajaran Panwaslu kecamatan, agar menjaga integritasnya dan soliditas dalam bekerja, karena kalau bersatu pasti akan kuat.
Marsudi merasa bangga dan tentunya mendapatkan spirit yang luar biasa atas kunjungan Bawaslu Kalsel dan tentu saja mendapat arahan-arahan serta petunjuk dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pengawas Pemilu.
“Tentu saja kami akan melaksanakan petunjuk dan arahan-arahan tersebut secara maksimal,” ucapnya.
Mantan Ketua BEM FKIP mengharapkan, Bawaslu Kalsel agar membackup dan memperjuangkan anggaran dan program kerja Bawaslu Tala yang belum diakomodir dalam RAB Tahun anggaran 2023 ini.
Pada kesempatan itu kata Marsudi, Ketua Bawaslu Kalsel diminta untuk meresmikan ruangan sekaligus launching program unggulan divisi HP2H tahun 2023, yaitu Podcast KDB (Kawal Demokrasi Banua).
Program tersebut nantinya Bawaslu Tala akan mengundang stakeholder terkait, termasuk organisasi kemahasiswaan dan ormas berbicara atau mengupas persoalan demokrasi di Banua, termasuk permasalahan hukum, politik dan sosial yang sedang berkambang di masyarakat.


