lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menghadiri kegiatan roadshow daring percepatan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui zoom meeting di Aula Sarantang Saruntung Pelaihari pada Kamis (16/2/2023) siang.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI), Muhadjir Effendy.
Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kepala Daerah/perwakilan seluruh Kabupaten/Kota se-Kalsel secara daring.
Bupati Sukamta dalam pemaparannya menyampaikan, situasi kemiskinan yang mengalami penurunan pada 2022, walaupun sempat menanjak di 2021 yang diduga dampak dari wabah Covid-19 dan bencana alam.
“Jumlah penduduk miskin di Tala pada tahun 2022 sebanyak 13.540 jiwa atau 3,86 persen. Angka ini turun dari tahun 2021 yang mencapai 15.862 jiwa atau 4,5 persen dengan garis kemiskinan di angka 575.061 rupiah,” kata Bupati Sukamta.
Bupati Sukamta menyampaikan, berbagai upaya dari Pemkab Tala untuk menghapus kemiskinan ekstrem di daerah setempat, melalui berbagai program dan kegiatan.
“Program-program penanganan kemiskinan terus di lakukan dengan berbagai kegiatan di antaranya program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial,” ujarnya.
Menurutnya, program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan program prakerja. Selain itu kabupaten menanggulangi kemiskinan dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk lansia, jompo, dan disabilitas.
Tidak itu saja Bupati Sukamta menyebutkan, pihaknya menginstruksikan penganggaran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk penanggulangan kemiskinan dengan berpedoman dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa.
“Kita menginstruksikan Pemerintah Desa untuk menganggarkan 15 persen Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pemberantasan kemiskinan di setiap desa,” pungkasnya.(Adv)


