lenterakalimantan.com, KOTABARU – Upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni 2023 dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kotabaru berlangsung dengan sederhana dan khidmat, Kamis (1/6/2023).
Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif. Dalam amanatnya menyampaikan 1 Juni tahun ini selain memperingati Harlah Pancasila, bersamaan pula hari ini Kabupaten Kotabaru telah berusia 73 tahun
Dia mengatakan Kabupaten Kotabaru sejak didirikan 73 tahun yang lalu hingga kini terus menorehkan semangat kemajuan. Segala kemajuan tersebut merupakan buah dari kerja keras, inovasi, kreativitas dan semangat seluruh elemen baik dari pemerintah, swasta dan masyarakat Kotabaru dalam bekerja sama bahu membahu membangun daerah.
“Pada kesempatan ini juga saya mengajak bapak ibu yang hadir untuk senantiasa mengedepankan kebersamaan toleransi persatuan dan kesatuan dengan bersama-sama berjalan beriringan, kami optimis di Hari Lahir Pancasila ini kehidupan masyarakat Kotabaru yang damai seimbang dan serasi akan dapat terwujud,” katanya.
Dalam upacara Harlah Pancasila juga dilaksanakan pengibaran bendera merah putih oleh para anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kotabaru .
Usai upacara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan piagam-piagam dari kantor akuntan publik (KAP) ADI dan DEKI, untuk Pemkab Kotabaru atas pembinaan PDAM Kotabaru mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), laporan keuangan tahun buku 2020, 2021 dan 2023.
Penyerahan hibah dana dari Pemkab Kotabaru, kepada SPN, Polda Kalimantan Selatan tahun anggaran 2023 dalam rangka peningkatan sarana fasilitas pendidikan pada SPN Polda Kalsel tahun 2023 sebesar Rp3,5 miliar.
Penyerahan piagam penghargaan dari Pemkab Kotabaru atas keaktifan dalam menyerahkan data penyusunan pelaporan penyelenggaraan Pemkab Kotabaru 2023 diberikan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah setempat.
Upacara dihadiri Bupati Kotabaru beserta istri, Wakil Bupati Kotabaru dan istri, Forkopinda, Ketua DPRD, anggota DPRD, sekretaris daerah, Kepala SKPD dengan menggunakan pakaian adat nusantara, sedangkan pasukan spel terdiri TNI/Polri, PNS, organisasi pemuda, serta pelajar.


