lenterakalimantan.com, RANTAU – Tidak hanya mendapat penghargaan zero accident award dari Kementerian Tenaga Kerja RI, PT.Bhumi Rantau Energi juga mendapat penghargaan Kecelakaan Nihil dari Pemerintah Provinsi Kalsel yang diserahkan tanggal 28 Agustus di Banjarmasin.
Seperti yang disampaikan Reo Arifan Candra kepala teknik tambang PT. BRE usai menerima dua piagam penghargaan di Banjarmasin, baru – baru tadi.
Reo Arifan Candra menuturkan, penghargaan kecelakaan nihil pertama diberikan oleh Kementerian Tenaga Kerja kepada PT.Bhumi Rantau Energi yang merupakan anak perusahaan dari PT.Hasnur Group dan PT.Padang Karunia Group.
“Penghargaan diberikan atas prestasi kita melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) hingga mencapai 33.212.535 jam kerja orang tanpa kecepatan kerja terhitung sejak 1 Agustus 2019 s/d 31 Desember 2022. Dan Alhamdulillah penghargaan yang sama juga diberikan oleh pemerintah provinsi Kalsel atas pencapaian yang sama,” ungkapnya.
Ia bilang, untuk menekan angka kecelakaan di wilayah kerja PT.BRE kita akan selalu berimprovisasi dan melakukan pembinaan pengelolaan terkait aspek K3 dan melakukan audit – audit SMK3 dan audit SMKB.
“Pembinaan dan pengelolaan K3 sangat penting kami lakukan untuk mencapai 33.213. 535 jam kerja tanpa kejadian lost time injuri. Kedepan dengan bertambahnya jam kerja dan kegiatan operasional di tambang. Tentu akan banyak potensi kejadian bahaya yang harus kita manage,”
Alhamdulilah PT.BRE masih secara continue mendapatkan penghargaan Zero Fatality tingkat Nasional dan Provinsi dengan tercatat di 33.212.535 jam kerja.
“Kedepannya kita akan terus mempertahankan Zero fatality atau angka kejadian diarea kerja dengan cara komisioning sesuai SOP perusahaan dan terus melakukan inspeksi serta sosialisasi K3 terhadap karyawan dan training untuk meningkatkan skill operator dan kita akan melakukan evaluasi kerja terhadap K3,” katanya.
Ia juga tak lupa mengucapkan selamat kepada teman-teman semua atas prestasi ini semoga kedepannya kita tetap bisa mempertahankannya.


