lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Sebuah tradisi yang masih melekat di Kota Martapura, Kabupaten Banjar khususnya yang hingga kini masih dijalankan oleh warga setempat, yakni membaca burdah dengan berkeliling kampung pada malam hari.
Tradisi ini merupakan kegiataan keagamaan yang bertujuan meminta perlindungan dari yang Maha Kuasa agar kampung tersebut aman dari musibah, kegiatan ini biasa disebut tolak bala.
Pada puluhan tahun silam masyarakat membaca burdah sambil berkeliling kampung tanpa menggunakan alat pengeras suara sambil diterangi obor atau suluh.
Acil Rina saat dihubungi via telfon oleh wartawan lenterakalimantan.com mengatakan, antusias warga bincau muara, RT 1 RW 1 jalan melati, Kota Martapura, yang masih menjalankan tradisi tolak bala selepas sholat Isya. Rabu, (2/8/2023).
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan banyak diikuti warga bahkan anak-anak dan balita pun juga ada supaya mereka mengenal arti Burdah dan tujuan tradisi tolak bala itu untuk apa, “tambahnya.


