lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Desa Asri Mulya, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (K LHK) RI dalam program kampung iklim (proklim).
Penghargaan proklim lestari, diterima oleh Pj Bupati Tala H Syamsir Rahman di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian LHK, Jakarta Selatan, pada Selasa (24/10/2023).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala Zainal Abidin mengatakan, Desa Asri Mulya mendapat penghargaan tertinggi Proklim Lestari.

Menurutnya, tahapan mendapatkan Proklim Lestari sudah mendapatkan Proklim Utama. Dalam hal ini upaya dari DPRKPLH Tala melakukan pembinaan untuk mencapai target penghargaan.
“Upaya mendukung Proklim Lestari, kita memberikan penguatan dan melibatkan kelompok-kelompok kerja,” katanya, Jumat (27/20/2023).
Tahun depan tambah Zainal Abidin, ia berharap lebih banyak lagi desa yang mengikuti Proklim. Utamanya desa yang sudah mendapatkan penghargaan Proklim Utama.
“Tahun depan ada sekitar enam desa yang bisa mengikuti program kampung iklim ( Proklim) dan untuk Proklim Lestari bisa diikuti dua desa,” tandasnya.
Terpisah Sekdes Desa Asri Mulya Jasiman mengatakan, desanya mengikuti program Proklim sejak tahun 2019, hasil penilaian dari tim verifikasi mendapatkan hasil memuaskan lolos meraih Proklim utama.
Selanjutnya, mengikuti program Proklim Lestari yang memerlukan waktu tiga tahun.
Dari tim verifikasi datang turun ke desa melakukan penilaian, sekitar dua minggu keluar hasil penilaian.
“Alhamdulilah dari ratusan desa yang mengikuti penilaian Proklim Lestari, salah satunya desa ini yang mendapatkan penghargaan,” ujarnya.
Menurutnya, tim verifikasi proklim menilai beberapa objek, diantaranya pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menanam tanaman obat keluarga (Toga), memanfaatkan pekarangan rumah dan sarana kebersihan drainase.
“Intinya warga di desa bisa bertahan dengan perubahan iklim global, tidak terpengaruh dengan cuaca musim hujan maupun musim kemarau,” ujarnya.


