lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pekatnya asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kondisi tersebut membuat kualitas udara tak sehat.
Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diberlakukan. “Kegiatan mengajar di setiap sekolah dari PAUD sampai dengan tingkat SMP akan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai besok sampai 7 Oktober 2023,”kata Ibnu Sina, Selasa (3/10/23).
“Setelah mencermati lewat rapat dengan Dinas Kesehatan, Lingkungan Hidup dan juga BPBD Kota Banjarmasin. Kabut asap ini sudah makin parah, maka kami memutuskan untuk membuat edaran kepada anak-anak kita dari jenjang PAUD, SD dan SMP untuk melakukan pembelajaran online atau PJJ mulai besok,” tuturnya.
Menurut dia, dari instruksi tersebut akan kita evaluasi dalam seminggu ini apakah dilanjutkan atau bagaimana. ‘”Kita akan pastikan, yang jelas nanti tanggal empat kita akan mulai meliburkan dan menerapkan pembelajaran secara online,” ucapnya.
Dia berharap semoga anak-anak bisa belajar dengan baik dan tidak sakit karena ISPA yang semakin meningkat yang kasusnya sudah mencapai peningkatan dalam sepekan ini.
“Dengan itu saya menyampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk segera menginformasikan kepada kepala sekolah untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh,”tandasnya.
Ia menambahkan Bapak dan ibu tolong dijaga anak kita, mereka boleh belajar di rumah sebagaimana yang sudah diterapkan dulu jangan sampai berkeliaran diluar dan mengurangi aktivitas di rumah,” tutupnya


