Lenterakalimantan.com, RANTAU – Membantu masyarakat memahami peran dan tugas pemerintah dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin mengelar sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) rawan bencana, di balai Desa Sungai Rutas Hulu Kecamatan Candi Laras Selatan, Kamis 23 Nopember 2023.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Tapin Syahradi mengatakan, dilaksanakannya sosialisasi dalam rangka memberikan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana cara mengatasi dan mengantisipasi bencana yang mungkin saja terjadi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memahami peran dan tugas pemerintah dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana,” ujarnya.
Ditambahkan Syahradi, dengan sosialisasi yang dilaksanakan, ia berharap agar warga masyarakat mengetahui tentang kebencanaan serta dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap bencana dengan cara membangun partisipasi semua pihak.
“Pentingnya sosialisasi KIE ini agar masyarakat daerah – daerah rawan bencana dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana yang mungkin terjadi, seperti banjir, tanah longsor serta angin puting beliung,” ujarnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini sebagai langkah kesiapsiagaan dan pencegahan yang bertujuan menambah wawasan sekaligus mengingatkan masyarakat tentang informasi bencana yang sering terjadi di wilayahnya,” paparnya.
“Dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat Tapin terutama daerah – daerah rawan bencana, bisa lebih waspada terhadap ancaman bencana, karena dengan kita selalu siap dan siaga tentu dapat mengurangi dampak bencana. Dengan sosialisasi diharapkan masyarakat juga dapat melatih diri dan selalu siaga dalam menghadapi setiap bencana,” tandasnya.
Diketahui, jenis pelayanan dasar sub urusan bencana daerah Kabupaten/Kota meliputi pelayanan informasi rawan bencana yang terdiri, penyusunan kajian risiko bencana dan
komunikasi, informasi dan edukasi rawan bencana.
Adapun jenis pelayanan sub dasar lainnya, yakni pelayanan pencegahan kesiapsiagaan terhadap bencana, pelayanan penyelematan dan evakuasi korban bencana.
Dalam sosualisasi ini dihadiri peserta dari Aparat Desa, Relawan Desa Sungai Rutas Hulu sebanyak 41 orang, Kecamatan CLS 1 orang, perwakilan TNI/Koramil/Babinsa 1 orang
dan unsur BPBD 7 orang dengan jumlah total peserta sebanyak 50 orang.
Sementara itu dalam sosialisasi turut menghadirkan narasumber Bambang Dedi Mulyadi, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel, Kepala BPBD Tapin Raniansyah dan perwakilan instansi lainnya.
Dalam kesempatan itu BPBD Provinsi Kalsel melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan berjanji akan memberikan bantuan mesin portable kebakaran unit. Tak hanya itu, pihaknya juga akan memproritaskan pelatihan sesuai dengan permohonan dan permintaan masyarakat Desa Sungai Rutas Hulu pada waktu diskusi dan tanya jawab.


