lenterakalimantan.com, PELAIHARI – DPRD Tanah Laut (Tala) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Memperingati Hari Jadi ke-58 Tala di gedung paripurna dewan setempat, Sabtu (2/12/2023) sore.
Dalam sambutannya Pj Bupati Tala, H Syamsir Rahman mengatakan, dalam rangka meningkatkan pembangunan di daerah setempat, pada 2023 merupakan terakhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2018-2023, yakni Tala Berinteraksi, Berkarya Berinovasi, Bertata, Religius, Aktual dan Sinergi. Tujuan program unggulannya adalah, program kredit tanpa agunan untuk pertanian, nelayan, perikanan dan UMKM dengan anggaran Rp 10 miliar.Selanjutnya peningkatan alokasi dana sebesar 50%.
Peningkatan keagamaan dan sosial di setiap Kecamatan dengan alokasi Rp 1 miliar. Pj Bupati Syamsir melanjutkan, pelatihan tenaga kerja siap kerja minimal 500 orang per tahun dan pelayanan kesehatan dokter dan paramedis langsung datang kerumah secara gratis. Program peningkatan pengaspalan 85% jalan-jalan Kabupaten.
Program menginap bersama bersama masyarakat Manunggal Tuntung Pandang (MTP).Pj Bupati Syamsir menyampaikan hasil pembangunan di Kabupaten Tala, yakni pembangunan sumber daya manusia pembangunan kualitas manusia sampai pada 2023 cukup menggembirakan dari lima tahun terakhir memiliki trend yang positif naik dari tahun 2022 indek pembangunan manusia (IPM) ada di angka 70,35 persen meningkat dibandingkan tahun 2021 ada di angka 69, 87 persen.
“Saat ini pemerintah terus bekerja keras untuk terus meningkatkan IPM tersebut melalui berbagai kebijakan pembangunan dibidang pendidikan, kesehatan, dan sektor ekonomi. Mengingat nilai IPM masih dibawah capaian Nasional yaitu 72,91 persen. Sedangkan nilai IPM di Provinsi ada di 71,84 persen,” katanya.
Pj Bupati Syamsir menyebutkan, kebijakan pendidikan telah menunjukan yang positif bagi pertumbuhan indek pembangunan manusia ( IPM) melalui pembangunan infrastruktur pendidikan dan peningkatan kualitas guru terlihat dalam bidang indikator mengalami kenaikan.Di antaranya, harapan lama sekolah tahun 2023 meningkat menjadi 12,32 tahun, dibandingkan dengan tahun 2022 di angka 12,31 tahun. Pendidik PAUD tahun 2022 sebanyak 846 orang, sedangkan tahun 2023 sebanyak 805 orang, ada penurunan dikarenakan adanya mutasi dan pengunduran diri.
“Tahun yang akan datang akan kita tingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Pendidik sampai tahun 2022 sebanyak 2.312 orang dan 2023 sebanyak 2.314. orang, tingkat SMP sebanyak di tahun 2022 sebanyak 748 orang tahun 2023 sebanyak 737 orang,” ujarnya.
Selanjutnya Pj Bupati Syamsir menjelaskan sumber daya manusia bidang kesehatan, jaminan pembiayaan kesehatan oleh pemerintah daerah bekerjasama dengan BPJS untuk seluruh masyarakat cakupan sampai 1 Oktober 2023 peserta yang terdaftar adalah 340 ribu 609 jiwa atau 95,11 persen.
“Peserta yang belum terdaftar 17 ribu 481 jiwa atau 4,89 persen. Berdasarkan target Kemenkes RI di tahun 2023 minimal 95 persen,” ucapnya.
Menurut Pj Bupati Syamsir, dalam rangka menangani stunting dilakukan 8 aksi konvergensi dimana angka stunting di tahun 2021 sebesar 31 persen, kemudian di 2022 sebesar 26,6 persen, terjadi penurunan sebanyak 4,4 persen.
“2023 Kabupaten Tala mampu yang terbaik ketiga audit praktek kasus stunting se-Indonesia. Kedepan akan lebih dioptimalkan di posyandu, puskesmas, jaringan keluarga berencana dan kader-kader untuk menekan angka stunting,”ucapnya.
Pj Bupati Syamsir menyampaikan, pengembangan desa di Kabupaten Tanah Laut cukup menggembirakan di tahun 2023 tidak ada lagi status desa tertinggal.Dengan rincian desa berkembang 2022 sebanyak 70 desa, 2023 ini sebanyak 32 desa. Desa maju 2022 sebanyak 52 desa, naik menjadi 69 desa di 2023. Desa mandiri tahun sebelumnya ada 8 desa sekarang menjadi 23 desa.
“Desa Bumi Jaya berhasil meraih nilai 94 dan menjadi satu-satunya desa di Kalimantan Selatan yang meraih penghargaan terbaik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) sebagai desa anti korupsi ,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Tala telah menganggarkan pembangunan desa melalui anggaran dana desa (ADD) sebesar 125 miliar 694 juta 990 ribu 896 rupiah. Angka ini mengalami peningkatan dari sebelumnya sebesar 115 miliar lebih. Tahun 2022 jumlah dana bagi hasil ke pemerintah desa sebesar 4 miliar 450 juta 536 ribu 540 rupiah.Kemudian tahun 2023 ada kenaikan menjadi 6 miliar 119 juta 780 ribu 450 rupiah. Jumlah dana desa yang disalurkan oleh pemerintah desa melalui APBD Tanah Laut pada tahun 2022 sebesar 104 miliar 332 juta 770 ribu rupiah.
Selanjutnya di 2023 mengalami kenaikan di angka 108 miliar 258 juta 101 ribu rupiah. Selain itu di tahun 2023 mendapat dana tambahan dari APBN sebesar 3 miliar 665 juta 692 ribu rupiah.


