lenterakalimantan.com, PARINGIN – Dalam rangka mencetak generasi ulama yang berwawasan, berakhlak mulia dan berpandangan moderat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balangan gelar pelatihan kaderisasi ulama, bertempat di Waterpark Ar-Raudah, Minggu (3/1202023).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kompeten dalam Ilmu Agama, Peraturan Perundang-Undangan Tata Kelola Organisasi MUI Memudahkan untuk Mengabdi Kepada Umat Masyarakat” kegiatan ini berlangsung dari 3 – 5 Desember 2023, yang diikuti 40 orang ulama dari perwakilan MUI kecamatan di kabupaten setempat.
Ketua MUI Balangan, KH Ahmad Yusuf mengatakan pelatihan kaderisasi ulama ini bertujuan untuk membentuk ulama yang berwawasan, berkarakter, serta bisa mengikuti perkembangan zaman dalam melakukan dakwah.
“Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang masih fresh atau baru lulus baik dari pondok atau perguruan tinggi yang merupakan perwakilan dari MUI di Kecamatan Kabupaten Balangan. Dengan tujuan mencetak regenerasi ulama yang berwawasan, berkarakter, serta bisa mengikuti perkembangan zaman untuk bersyiar,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Balangan atas bantuan hibah yang diterima, sehingga bisa melaksanakan berbagai macam kegiatan, untuk kemajuan agama dan ulama yang berkualitas secara keilmuan.
“Syukron katsiron saya ucapkan kepada Pemkab Balangan, wabil khusus Bupati Balangan H Abdul Hadi atas bantuan hibah yang sangat banyak diberikan. Tentu ini sangat banyak memberikan manfaat untuk kita, melalui hibah kami bisa melaksanakan dauroh hingga ke Tarim dan melalui hibah itu juga banyak anak-anak kita mendapatkan beasiswa mulai dari mondok di pulau Jawa hingga ke Luar Negeri,” ucapnya.
Senada dengan itu, Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan ulama, adalah penjaga gawang moral dan akhlak hal itu berkaitan dengan karakter dalam membentuk kepribadian umat dalam berbangsa dan bernegara.
“Keberadaan ulama tidak hanya penting bagi kita sebagai umat beragama, tetapi juga sangat penting bagi kehidupan berpolitik, kehidupan bernegara, dan kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan, perkembangan zaman yang begitu pesat mengharuskan untuk terus bertransformasi dan bergerak apalagi dalam berdakwah, selain itu semua harus melek terhadap politik tak terkecuali para ulama.
“Perkembangan zaman khususnya teknologi begitu pesat artinya pian-pian di sini harus bisa mengikuti perkembangan teknologi tersebut,” kata Bupati Abdul Hadi.
Sekarang, menurutnya, semua orang memakai sosial media mulai dari IG hingga tik-tok hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk media dakwah dan syiar Islam yang lebih luas lagi, ulama harus melek teknologi dan jadilah ulama yang gaul.
“Ulun (saya) juga berpesan jadilah ulama yang melek politik jangan apatis supaya negeri ini dipimpin oleh orang-orang yang baik,” ujarnya.
Bupati Abdul Hadi Juga menyampaikan, perhatian kepada para ulama adalah hal yang prioritas semenjak Ia dilantik menjadi Bupati.
“Insyaallah tahun depan kita akan melaksanakan dauroh kembali dan dalam tahun ini atau tahun depan insyaallah Islamic Center sudah bisa kita gunakan untuk kegiatan keagamaan seperti ini supaya tidak bingung lagi mencari tempat,” tandas Bupati Abdul Hadi.


