lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Dalam rangka meningkatkan kolaborasi antara Media Massa dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas BPS Provinsi Kalsel menggelar “Mini Workshop” dengan sejumlah wartawan di Banjarbaru, Rabu (27/12/2023).
Dalam sambutannya Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan Martin Wibisono melalui Pejabat Fungsional Statistik Ahli Madya Nurul Sabah, MP mengatakan, kegiatan Mini Workshop tersebut dimaksudkan untuk memperkuat hubungan antara BPS dengan Media Massa dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait data-data yang dirilis oleh BPS.
“Kami Lembaga Badan Pusat Statistik adalah Lembaga Negara yang diamanahkan oleh Undang-Undang untuk melaksanakan tugas-tugas statistik dalam menyajikan data untuk dipublikasikan kepada masyarakat. Oleh karena itu melalui kegiatan ini kita berharap media massa dapat membantu memberikan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat,” Imbuhnya.
Menurutnya, penyajian data statistik oleh BPS sangat penting bagi semua pihak. Bahkan, pemerintah menggunakan sebagai dasar dalam menyusun perencanaan, evaluasi data termasuk pihak swasta untuk melakukan analisis berbagai potensi bisnis dan investasi. Ia menambahkan, selain pemerintah dan swasta, publik juga menggunakan data BPS dalam melakukan pengawasan pada kinerja pemerintah.
“Tingginya kebutuhan dan kepercayaan masyarakat terhadap BPS meningkatkan daya kritis publik dalam menggunakan data terhadap media massa. Karena itu disini pentingnya kita menyamakan persepsi dalam menggunakan data statistik yang dirilis BPS,” ujarnya yang didampingi Plt. Kehumasan BPS Kalsel Shandika Raja.
Melalui “Mini Workshop” BPS Kalsel juga disampaikan terbentuknya wadah Media Center BPS Kalsel yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Media Massa yang ingin mendapatkan dan meng-upgrade data-data statistik BPS secara offline maupun melalui website BPS Kalsel yang datanya dapat diakses seluruh Kab/Kota se Kalimantan Selatan.
“Kami berharap dengan adanya mini workshop ini apabila nantinya ada kontra isu yang terkait dengan data statistik BPS ada baiknya teman-teman dari media massa untuk bisa kita selesaikan apabila ada data dari luar yang tidak singkron dengan data BPS. Kita ingin teman-teman jurnalis menjadi jembatan dan sahabat data BPS,” pungkas Nurul.


