Lenterakalimantan.com, BARABAI – Memasuki awal 2024, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali dilanda banjir. Meskipun sudah berangsur surut, setidaknya ada ribuan rumah warga yang terdampak.
Berdasarkan data BPBD HST per 3 Januari 2024, ada 5 kecamatan terdampak banjir yang tersebar pada 13 desa dan kelurahan. Kelima kecamatan itu meliputi Kecamatan Pandawan, Haruyan, Batang Alai Timur, Batu Benawa, dan Kecamatan Barabai.
Kemudian, untuk rumah terdampaknya mencapai 1.307 rumah yang dihuni oleh 1.743 kepala keluarga (KK) dan 5.007 jiwa. Sebagian titik di daerah hilir sungai pun sampai ini masih ada yang tergenang air.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST, H Ahmad Apandi pada Sabtu (6/1/2024) mengatakan, untuk genangan air saat ini yang jadi fokus berada di Kecamatan Pandawan, yakni Desa Jaranih dan Masiraan.
Walaupun berangsur surut, pihaknya pun masih bertugas di lapangan melakukan penanganan dan pemantauan debit air.
“Untuk aktivitas warga masih tidak terganggu, karena air hanya menggenangi jalan dan halaman rumah warga,” jelasnya.
Sekretaris Kecamatan Pandawan, M Affauw Al Bagaq menambahkan, untuk di Kecamatan Pandawan sendiri selain Desa Jaranih dan Masiraan, banjir juga terjadi di Desa Palajau.
Pihaknya pun bersama Forkopimcam dan BPBD HST juga terus bersama-sama melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi hal-hal yang diinginkan. Terlebih, untuk memastikan masyarakat tetap dalam kondisi aman.
“Untuk rumah terdampak banjir yang genangan airnya masuk ke rumah di Desa Palajau sebanyak 6 rumah, Desa Jaranih 20 rumah, dan Desa Masiraan 9 rumah,” bebernya.
Walaupun demikian, tidak ada tercatat jumlah pengungsi baik dari data BPBD HST maupun pihak kecamatan setempat.


