lenterakalimantan.com, BARABAI – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya mengungkap kronologi kecelakaan roda dua (R2) dengan Truk Tronton yang terjadi di dekat perbatasan Kabupaten HST–Hulu Sungai Selatan (HSS).
Menurut keterangan, Kapolres HST AKBP Jimmy Kurniawan melalui Kasi Humas Iptu Akhmad Priadi menjelaskan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di ruas jalan Pengambau Hilir Luar RT.001 RW.001, Kecamatan Haruyan pada hari Jumat 19 Januari 2024 sekira jam 09.30 Wita.
“Laka lantas itu melibatkan para pengendara motor jenis Yamaha Mio Hijau, Truk Tronton Oren, serta Mobil Toyota Agya Putih dengan korban tujuh orang. Satu di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya, Sabtu (20/1/2024) pagi.
Untuk kronologi kejadian, sebelum terjadi laka lantas itu motor Yamaha Mio Hijau yang dikendarai oleh Nur Quratun Nabila (14) beserta pemboncengnya Annisa Muthmainnah (21) dan Muhammad Khairul Anwar (4) datang dari arah Kandangan menuju ke arah Barabai. Mereka merupakan warga Desa Jambu Hilir, Kandangan.
“Sesampainya di Pengambau Hilir Luar RT.001 RW.001, Kecamatan Haruyan, mereka menyalip Truk Tronton Oren yang dikemudikan oleh Sugiharto (49) dan penumpang Nur Ainin Istikharoh (37) serta tidak memperhatikan kendaraan lainnya pada saat menyalip,” lanjutnya.
Pada saat menyalip itu, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Agya asal Kelua yang dikemudikan oleh Alimunsyi (55) dan penumpangnya Sri Minarti (48), sehingga membuat pengendara motor Yamaha Mio Hijau tersebut melakukan pengereman.
Lalu, motor Yamaha Mio slip dan terjatuh di tengah jalan dengan posisi pengendara terjatuh di kiri jalan arah Barabai, sedangkan dua orang pembonceng terjatuh ke kanan jalan arah Barabai.
“Setelah terjatuh, pengendara motor terlindas ban belakang Truk Tronton yang disalipnya, sedangkan untuk mobil Toyota Agya setelah melihat kecelakaan yang ada di depannya, pengemudinya membanting setir ke kiri, sehingga mobil tersebut menabrak pembatas jalan yang berada di sebelah kiri arah Kandangan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pengendara motor Yamaha Mio atas nama Nur Quratun Nabila meninggal dunia di tempat, sedangkan dua pemboncengnya Annisa Muthmainnah dan Muhammad Khairul Anwar mengalami sejumlah luka lecet. Sementara, para pengemudi lainnya tidak mengalami luka-luka
Pasca kejadian itu, Polres HST pun mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Selalu gunakan helm/sabuk pengaman, serta selalu berhati-hati di jalan dengan mengutamakan keselamatan, agar terhindar dari musibah kecelakaan.


