lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Puluhan warga dari koalisi LSM yang ada di Kalimantan Selatan melakukan aksi damai di depan Kantor Kejati Kalsel, Rabu (10/1/2024)
Penyampaian aspirasi yang mereka lakukan meminta kejelasan atau
tindak lanjut mengenai laporan yang pernah mereka ajukan
Terutama dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, sampai dimana perkembangan kasusnya.
“Kedatangan kami ke Kejati Kalsel hanya mempertanyakan perkembangan laporan yang sudah pernah kami sampaikan,” ujar Bahrudin selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (LSM BABAK) yang memimpin aksi damai.
Menurutnya,laporan dugaan adanya korupsi di Dinkes Kabupaten Banjar sudah mereka sampaikan 1 bulan yang lalu.
“Namun hingga kini laporan tersebut nampaknya belum ditanggapi Kejati Kalsel, sebab kalau sesuai Undang-undang Tipikor, 30 hari setelah mendapat laporan dari masyarakat, maka aparat penegak hukum harus melaporkan apakah bisa ditindak lanjuti atau tidak. Kita LSM siap menerima jawabannya,”ungkap Bahrudin.
Lanjutnya, ada beberapa kasus dugaan korupsi di Dinkes Kesehatan Kabupaten Banjar yang dilaporkan, yakni pengadaan alat kesehatan, BMHP Skrining PTM, obat penunjang, pembangunan rumah sakit di Sungai Tabuk dan pembangunan rumah dinas medis yang total anggaran sekitar Rp30 Miliar.
Para pengunjukrasa juga menyoroti anggaran covid di tahun 2021 di Dinkes Kabupaten Banjar. Yang mana menurutnya dana tersebut tidak ada dianggarkan ditahun 2021. Namun akhirnya dibebankan pada anggaran biaya tak terduga ditahun 2022.
Selain Kabupaten Banjar, kasus penggunaan dana BOS di Kabupaten Tanjung juga menjadi sorotan para penggiat anti korupsi ini.
“Kami berharap ada kejelasan atas laporan yang kita sampaikan. Sebagai penggiat anti korupsi tentunya kita sangat mendukung upaya kejaksaan dalam memberantas korupsi di daerah ini,” jelas Udin Palui sebutan akrabnya.
Sementara Kasi Penkum Kejati Kalsel Yuni Priyono yang menerima para aksi damai mengatakan akan melanjutkan aspirasi para LSM kepimpinan.
“Kita akan sampaikan laporan yang bapak-bapak berikan kepimpinan. Nanti kalau ada perkembangan dari kasus yang dilaporkan insya allah akan kami sampaikan kembali,” ujar Yuni.


