lenterakalimantan.com, PARINGIN – Bupati Balangan H. Abdul Hadi mengungkapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan tengah berupaya untuk meningkatkan kemandirian fiskal, pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih belum seimbang antara dana transfer dan dana bagi hasil yang didapat. Hal ini disampaikannya di Kantor Pemkab Balangan, Senin, (4/3/2024).
Menurutnya berdasarkan masukan yang diberikan dirinya akan segera berkoordinasi dilingkungan pemerintah sehingga realisasi belanja bisa lebih optimal. “Pada tahun ini rencana penanaman modal di Bank Kalsel akan ditambahkan senilai Rp. 500 Miliar, sehingga pemerintah nantinya akan mendapatkan dividen lebih besar yang masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.
Sementara Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel Syafriadi mengatakan bahwa, kinerja realisasi belanja di tahun anggara 2023 dan penyerapan anggaran pada awal 2024 adanya peningkatan potensi penerimaan dari pusat.
Saat audiensi dengan Bupati Balangan Abdul Hadi, Kakanwil menyampaikan, realisasi transfer ke daerah tahun 2023 untuk Kabupaten Balangan mendapatkan angka persentase paling tinggi, “Untuk realisasi transfer ke daerah di tahun 2023 dimana Kabupaten Balangan paling tinggi, untuk itu diharapkan di tahun 2024 bisa terus dipertahankan,”paparnya.
Pertemuan singkat di ruang rapat bupati ini juga dihadiri oleh sejumlah pihak diantaranya yakni, Kepala KPPN Tanjung Sigit Mulyadi, Kepala Bidang PPA II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan Juanda, serta Kepala Bidang PAPK Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan Farilla Darmadi dan pihak terkait lainnya.


