lenterakalimantan.com, PARINGIN – Kabar menggembirakan datang dari Pemerintah Kabupaten Balangan bagi warga masyarakat, melalui Bupati Abdul Hadi, akan turun tangan membantu warga melawan rentenir.
Melawan rentenir yang digaungkan Bupati Abdul Hadi itu melalui program, KPMR (Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir) dengan bunga nol persen, Jumat (22/3/2024).
Kepada warganya Bupati Abdul Hadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah mencoba memberi bantuan permodalan dan akses perbankan, tanpa memberati dan tanpa beban bunga.
“Ini salah satu program dari pemerintah daerah yang sangat berguna dan bermanfaat untuk masyarakat di Kabupaten Balangan, terutama dalam hal, membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” tegas Bupati Abdul Hadi di Masjid As Sa’adah, Kecamatan Paringin Selatan pada kegiatan Safari Ramadan 1445 hijriah.
Bupati Abdul Hadi mengatakan, selain Program KPMR, juga terdapat program lain, yakni Program Sanggam Bakabun (Bahutang Kada Babunga) dan Sanggam Babungas (Bausaha Bebas Bunga dan Biaya Administrasi).
“Semua program yang kita rencanakan, murni untuk membantu sebagian besar masyarakat di Kabupaten Balangan ini, terutama bagi para pelaku UMKM, intinya tidak ada bunga dan tidak ada biaya administrasi,” Jelasnya.
Menurutnya, pemerintah daerah telah berkoordinasi kepada bank yang nantinya akan ditunjuk menjadi penyalur kegiatan perbankan, dalam hal melayani dan memberikan bantuan permodalan kepada para pelaku usaha kecil, mikro dan menengah.
“Warga di Kabupaten Balangan nantinya, diharapkan bisa memanfaatkan kemudahan ini dalam memulai, membangun atau menciptakan peluang usaha baru, dengan adanya program ini semoga usaha masyarakat akan terus berkembang,” harapnya.
Dia juga menambahkan, melalui program permodalan, setidaknya masyarakat bisa menghindari yang namanya rentenir dan intinya pemerintah daerah hadir dan peduli dengan warganya.
Secara terpisah, Wardani salah seorang warga di Kelurahan Batu Piring, terkait apa yang sudah disampaikan pemerintah daerah melalui Bupati Abdul Hadi, dirinya mengungkapkan bahwa, kalau memang demikian syukur alhamdulillah masyarakat kecil bisa terbantu dengan adanya permodalan tanpa dikenakan bunga.
Dia juga menjelaskan bahwa warga di Kecamatan paringin yang usahanya berskala kecil, rata-rata seringkali meminjam uang melalui koperasi harian dengan bunga yang mencekik, bahkan seringkali para peminjam terlibat perkelahian lantaran pihak Koperasi mengambil setoran sambil mengancam.
“Hanya bermodalkan KTP, pinjaman Rp 1.000.000 sudah bisa dicairkan dan pencairannya pun tidak sepenuhnya, lantaran dipotong untuk administrasi dan tabungan sebesar Rp 175.000, pagi hari mengajukan sore hari dicairkan, dan besok sudah berlaku setoran awal sebesar Rp 40.000 per hari selama 25 hari,” jelas Wardani kepada lenterakalimantan.com, di sela-sela kegiatan Safari Ramadan, Jumat.


