lenterakalimantan.com, PARINGIN – Upaya meningkatkan status gizi anak usia dini. Adaro Foundation berikan pelatihan pendampingan intervensi gizi bagi sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertempat di Aula Bapperida Balangan, Paringin Selatan. Senin (22/4/2024).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan Rakhmad Yusni mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berkolaborasi dengan Adaro Indonesia Heritage Foundation (IHF) yang bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan berkarakter.
“Diadakannya pelatihan, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Balangan, selaku pemerintah daerah berterima kasih kepada PT. Adaro Indonesia atas terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya.
Kepala Bapperida Kabupaten Balangan Rakhmad Yusni, berharap melalui kegiatan ini tentunya para guru PAUD yang ada di Kabupaten Balangan bisa terlibat dalam upaya mengatasi permasalahan stunting di daerah.
“Dengan adanya pelatihan yang difasilitasi oleh Adaro, diharapkan mampu membawa dampak besar terhadap upaya pemerintah daerah dalam penurunan stunting,” harapnya.
Kemudian ia menambahkan dengan diawali anak usia dini yang dilakukan oleh para guru PAUD tentunya penurunan angka stunting dimulai sejak dini hingga usai tujuh tahun yang mengalami penurunan signifikan yakni 37,3 persen dari data yang terindikasi,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Adaro Indonesia yang diwakili Section Head Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Aan Nurhadi mengatakan, ini merupakan pelatihan pertama bagi 8 dari 50 Paud binaan dari PT Adaro di Kabupaten Balangan.
“Jadi tiga hari ini fokus pelatihan, nanti ada dari tenaga ahli kesehatan dan pendidikan karena konsepnya balita itu adanya di Paud. Mereka juga mendapatkan masalah stunting jadi intervensinya dalam satu atap dan ini masuk dalam inovasi program Paud,” katanya
Aan Nurhadi berharap, ilmu dari pelatihan tersebut bisa diserap oleh guru Paud untuk kemudian disampaikan kepada anak usia dini dan orang tua murid tentang pentingnya keterampilan gizi.
“Melalui pelatihan ini para pembina dan guru Paud sudah memiliki keterampilan, selain keterampilan mengajar anak usia dini berbasis karakter, fokus untuk gizinya, karena penting diberikan edukasinya mulai usia dini dan orang tuanya, semoga dalam waktu tiga hari dapat menguasai materi,” harapnya.












