lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei dirasakan berbagai kalangan khususnya yang berkecimpung di dunia pendidikan.
Salah satu bentuknya yang digelar sejumlah Mahasiswa di SDN Penghulu di Jl. Haryono, MT Desa Penghulu, Kecamatan Marabahan, Barito Kuala. Mereka menggelar festival literasi dan numerasi demi memeriahkan momen tersebut, Selasa (30/4/2024).
Sekolah tersebut juga terpilih menjadi mitra program kampus mengajar Kemendikbudristek angkatan 7. Dalam perayaan itu, ada tiga cabang lomba yang dilaksanakan, yaitu lomba mewarnai untuk kelas 1-2, lomba membaca puisi untuk kelas 3-4, dan lomba cerdas cermat untuk kelas 5-6.
“Persiapan pelaksanaan kegiatan lomba ini kami susun dengan kurun waktu seminggu, dibantu dua rekan saya ada Putri sebagai bendahara dan juga Qohar sebagai sekretaris,” ucap Tiara selaku ketua kelompok.
Tiara menambahkan kendala selama persiapan yang dialami hampir tidak ada. Karena pihak sekolah sangat mendukung setiap kegiatan yang sudah menjadi program.
“Dukungan baik secara materil maupun nonmateril terhadap program kerja yang telah kami rancang dan laksanakan,” tambahnya.
Sementara itu, Plh Kepsek SDN Penghulu, Henny menambahkan para siswa sangat antusias dengan pelaksanaan festival literasi dan numerasi. Selain itu, kegiatan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi mereka.
“Ini pentingnya pemahaman literasi dan numerasi untuk bekal kedepannya menempuh jenjang sekolah yang lebih tinggi” jelasnya.
Pihaknya merasa ada perubahan selama keberadaan mahasiswa di sekolahnya. Seperti siswa-siswi lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Para mahasiswa juga mengajarkan beberapa praktek.
Di samping itu, pihaknya berharap semoga SDN Penghulu lebih bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam bidang pendidikan. Tidak hanya anak didik, tapi seluruh guru dan komponen sekolah agar bisa bekerja sama untuk bisa memajukan pendidikan.
“Belajar menyenangkan, menjadikan sekolah berkarakter inovatif dan maju seperti sekolah-sekolah lain,” tutupnya.


