Lenterakalimantan.com, RANTAU – Penjabat (PJ) Bupati Tapin, M Syarifuddin, mengatakan bahwa tujuan bimbingan teknis guna memberikan pemahaman mendalam mengenai pengunaan tanda tangan elektronik, sebagai penganti tanda tangan basah yang rentan terhadap penyalahgunaan.
Hal tersebut ia sampaikan usai membuka bimtek teknis (Bimtek) mengenai pedoman dan implementasi pengunaan tanda tangan elektronik (TTE) yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Hotel Novotel, Banjarbaru, pada Senin (6/5/2024).
Menurut pihaknya, pemerintah telah mengadopsi tanda tangan elektronik sebagai langkah preventif terhadap potensi penyalahgunaan tandatangan.
Dalam penerapannya, tanda tangan elektronik ini lebih dahulu akan dilaksanakan bagi pejabat eselon dua dan kepala daerah. Diharapkan, dengan adanya bimbingan teknis ini, penggunaan TTE dapat diperluas ke eselon di bawahnya.
PJ Bupati Tapin mengungkapkan, harapannya bahwa seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan teknis ini dengan baik, mengingat narasumber yang hadir berasal dari Balai Sertifikasi Elektronik Pusat dan Dinas Kominfo Provinsi Kalsel.
“Dengan demikian, manfaatkanlah kesempatan ini secara optimal, dan diharapkan bahwa di masa mendatang, semua pejabat dapat memanfaatkan tandatangan elektronik dengan baik,” ucapnya.
Seperti diketahui, acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon tiga dan kepala bidang dari setiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan kecamatan, sebagaimana yang diungkapkan oleh PJ Bupati Tapin.


