Jelang Iduladha 2024, DKP3 Balangan Pastikan Kesehatan dan Stok Hewan Kurban Terpenuhi

Kabid Peternakan, Mariani pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Balangan. Foto: Dok. Kabid Peternakan DKP3 Balangan
Kabid Peternakan, Mariani pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Balangan. Foto: Dok. Kabid Peternakan DKP3 Balangan

lenterakalimantan.com, PARINGIN – Kabupaten Balangan, memastikan kesehatan dan stok hewan kurban menjelang hari raya Iduladha 2024 terpenuhi.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Peternakan DKP3 Balangan, Mariani saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com.

Bacaan Lainnya

“Untuk jumlah keseluruhan hewan kurban, sekarang berada di angka 272 ekor, bukan hanya sapi, ada 16 ekor kerbau, 43 ekor kambing dan 7 ekor domba, dalam kondisi yang sehat,” ucapnya via pesan WhatsApp, Sabtu (8/6/2024).

Menurut Mariani, sampai saat ini pihaknya belum ada menemukan hewan kurban yang tidak lolos uji kesehatan, meskipun sudah dinyatakan lolos uji, tim kesehatan hewan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan.

“Jika memang mendapati ada hewan kurban yang tidak lolos uji kesehatan, maka hewan kurban yang dimaksud, tidak kami perbolehkan beredar di Kabupaten Balangan,” jelas Kabid Peternakan Mariani.

Pemeriksaan kesehatan hewan terus dilakukan secara berkala di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan, guna memastikan kesehatan hewan kurban benar benar terjaga dan terjamin, saat menjelang pelaksanaan Iduladha 1445 Hijriah.

Terkait hal ini, drh Dewa Ayu Putu Asrinadi mengungkapkan, sebagai bagian dari tim kesehatan hewan, secara teknis pihaknya jemput bola untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan.

“Biasanya kami mendatangi pengepul hewan ternak untuk melakukan serangkaian pemeriksaan Ante Mortem secara berkala dan menyeluruh di semua kecamatan yang ada di Balangan,” pungkasnya.

Dirinya menjelaskan, apabila pihaknya menemukan hewan kurban yang sakit, seminggu sebelum Iduladha nanti, maka hal ini masih dapat diobati dan disembelih pada saat pelaksanaan ibadah kurban.

“Jika sudah mendekati pelaksanaan Iduladha, ditemukan adanya hewan kurban yang sakit, maka hal itu tidak dapat dibenarkan untuk disembelih,” jelas Dewa Ayu Putu Asrinadi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *