Sesuai Target, Kodim 1001/HSU-Balangan Dapat Apresiasi dari Kasdam Mulawarman di Penutupan TMMD Ke-120

Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Bayu Permana, bersama Komandan Kodim 1001/HSU-Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan dan jajaran Forkopimda setempat, saat melaksanakan rangkain penutupan TMMD ke-120 di HSU. Foto: Windi/lenterakalimantan.com
Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Bayu Permana, bersama Komandan Kodim 1001/HSU-Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan dan jajaran Forkopimda setempat, saat melaksanakan rangkain penutupan TMMD ke-120 di HSU. Foto: Windi/lenterakalimantan.com

lenterakalimantan.com, AMUNTAI – Rangkain kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-120 di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara (HSU), secara resmi ditutup Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Bayu Permana.

Apresiasi Kodim 1001/HSU-Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan beserta jajaran di Lapangan Pahlawan Amuntai, Jumat (7/6/2024).

Bacaan Lainnya

Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen Bayu Permanana, mengatakan, kegiatan TMMD ini merupakan kegiatan fisik dan kegiatan tambahan non-fisik, mulai dari pembangunan jalan, rehab atau pembangunan posyandu, rehab gudang benih dan sarana lainnya.

“Dari serangkaian kegiatan ini, kita berharap dari TNI dapat terus dilanjutkan, pada hari ini kita melakukan cek pengerasan jalan, dan besok sudah mulai dilakukan pengaspalan jalan, kita berharap dari hasil kegiatan ini masyarakat bisa merasakan manfaat,” beber Jenderal bintang satu ini kepada awak media.

Brigjen Bayu menambahkan, kegiatan TMMD ini bukan hanya mengerjakan fisik, tetapi juga melakukan kegiatan aksi sosial kemasyarakatan seperti, penyuluhan narkoba, bahaya terorisme yang ada di wilayah HSU.

Sehingga manfaatnya bisa dirasakan bagi masyarakat, dan berharap melalui kegiatan ini TNI dapat terus bersinergi dengan masyarakat beserta pihak terkait lainnya.

“Pada hari ini, kita juga melaksanakan kegiatan pasar murah, dan berharap dukungan dari pemerintah daerah juga melaksanakan pasar-pasar murah lainnya, sehingga masyarakat dapat terbantu dengan situasi ekonomi sekarang ini,” katanya.

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, TMMD yang dilaksanakan di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU dapat terselenggara dengan lancar, dengan hasil yang memuaskan.

“Saya sampaikan di kesempatan ini, untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Satgas TMMD di jajaran Kodam VI/Mulawarman yang telah mewujudkan pencapaian target yang sesuai dengan rencana, beserta waktu yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Sementara itu Komandan Kodim 1001/HSU-Balangan, Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan, mengungkapkan program TMMD ke-120 telah merampungkan sejumlah pekerjaan fisik, salah satunya yakni pembangunan jalan.

“Jalan yang dibangun dengan panjang 1.090 meter, hamparan atau pengurukan sirtu dengan panjang 545 meter, lebar 5 meter dan tinggi 20 Cm, ditambah pembangunan posyandu, rehab rumah tidak layak huni 1 unit, rehab gudang padi, 1 unit, dan rehab MCK sebanyak 7 unit,” jelas Dandim 1001/HSU-Balangan.

Letkol Gunantyo menambahkan, kegiatan TMMD ke-120 ini dilaksanakan sejak 8 Mei hingga 6 Juni 2024, dengan kegiatan sasaran fisik dan non fisik, dengan mengerahkan 150 orang personel.

“Kita juga membuatkan fasilitas sarana air bersih layak konsumsi, bagi masyarakat, kemudian juga ada pemasangan aliran listrik untuk yang kurang mampu, dan sejumlah kegiatan lainnya,” terangnya.

Sebelum mengakhiri Dandim 1001/HSU-Balangan mengucapkan, alhamdulilah seluruh sasaran kegiatan TMMD ke-120 oleh Kodim 1001/ HSU-Balangan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

“Semoga segala yg sudah dikerjakan bisa dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, agar kerja satgas TMMD bisa dinikmati masyarakat,” kata Letkol Gunantyo.

Secara terpisah, salah seorang pembeli di pasar murah, mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan pasar murah ini sangat membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Untuk pak TNI terima kasih, bahan keperluan yang dibeli di pasar murah memang sangat terjangkau, untuk 2 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng dipatok dengan harga Rp 50 ribu, sedangkan harga pasar senilai Rp 70 ribu, jadi selisih harga Rp 20 ribu, dan pas untuk isi kantong masyarakat kecil,” beber Hamdanah warga Kelurahan Antasari kepada lenterakalimantan.com di Lapangan Pahlawan Amuntaii.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *