lenterakalimantan.com, TANJUNG – Seorang pria lansia berinisial BAH (65) warga Desa Seradang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, bersimbah darah usai dibacok tetangganya sendiri pakai parang.
Pembacokan itu terjadi di sebuah warung milik korban BAH di Desa Seradang, Kecamatan Haruai, pada Minggu (14/7/2024) sore.
“Pelaku berinisial RAD alias UJ (30) sesama warga Desa Seradang Kecamatan Haruai,” ujar Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian, melalui PS Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno, Senin (15/7/2024).
Secara rinci, Joko membeberkan kejadian pada Minggu (14/7) sore itu berawal kedatangan pelaku ke warung korban menggunakan motor sambil membawa parang.
“Tiba-tiba pelaku membacok korban hingga mengalami luka pada bagian lengan kiri dan pinggang akibat benda tajam jenis parang, pelaku pun kemudian melarikan diri,” beber Joko.
Di lain sisi, menurut keterangan istri korban MIS, kata Joko, yang berada di dalam rumah sontak terkejut melihat suaminya bersimbah darah.
Tanpa pikir panjang, BAH dilarikan ke RSUD H Badaruddin Tanjung di Maburai untuk mendapatkan tindakan medis.
Kepada petugas MIS bercerita, pertengahan Juni 2024 lalu ada seorang sopir truk datang ke warungnya untuk berhutang minyak solar mengatasnamakan pelaku.
Merasa tidak mengenal dengan sang sopir, korban tidak memberikan utang solar 10 liter tersebut.
Setelah sopir itu pergi, RAD menggunakan motor datang menabrakkan kendaraanya ke tempat dagangan BBM milik korban, sambil marah-marah.
“Korban tak terima, lalu mengambil parang lalu menegur pelaku. Dengan sakit hati, pelaku kemudian pergi sembari melontarkan ancaman,” terang Joko.
Atas kejadian ini, Satreskrim Polres Tabalong melakukan pengejaran terhadap pelaku yang lari.
“Kami juga meminta bantuan keluarga pelaku untuk dapat membantu agar pelaku segera menyerahkan diri,” tandas Joko.


