lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai Desa Pejala, Kecamatan Kusan Hilir, pada Senin 8 Juli 2024.
Korban yang diketahui bernama Mone (60) diduga tenggelam setelah terlilit jangkar saat mencoba melepaskan tali yang tersangkut di kapalnya.

“Mone diduga tenggelam akibat terlilit jangkar saat mencoba melepaskan tali jangkar yang tersangkut di kapal,” ujar Abdul Azis, Kanit Pos Siaga SAR Batulicin, kepada lenterakalimantan.com usai menyambangi rumah duka.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WITA, bahwa ada warga Desa Pejala yang diduga tenggelam di pesisir pantai yang biasa digunakan para nelayan untuk memarkir kapal,” lanjut Azis.
Kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WITA saat Mone berusaha melepaskan tali jangkar nelayan lain yang tersangkut di bawah kapalnya. Tiba-tiba, Mone hilang tenggelam dan tidak muncul kembali. Pada saat kejadian, posisi kapal masih terparkir di pesisir pantai Desa Pejala.
Setelah menerima laporan, pihak SAR berkoordinasi dengan BPBD Tanah Bumbu, Polairud Res Tanbu, Damkar Kusan Hilir, Koramil Kusan Hilir, Polsek Kusan Hilir, Potensi SAR, serta masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian.
Korban akhirnya ditemukan terdampar di pesisir pantai sekitar pukul 07.10 WITA, sekitar 500 meter dari titik tenggelamnya. Mone dinyatakan meninggal dunia dan jasadnya dibawa ke rumah duka menggunakan mobil patroli milik Polsek Kusan Hilir.
Mone merupakan warga Gg Tenggiri, Desa Pejala, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu. Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhum dan berencana segera menyemayamkannya.


