Gubernur Sahbirin menyadari bahwa keberhasilan Pemprov Kalsel dalam pengelolaan jaringan informasi geospasial tidak terlepas dari peran sumber daya manusia yang kompeten di bidang informasi geospasial serta dukungan teknologi mutakhir.
“Kompetensi SDM dan penerapan teknologi yang tepat akan memastikan bahwa data geospasial yang dihasilkan lebih cepat, mudah diakses, dan relevan dengan kondisi aktual di lapangan,” katanya.
Peluncuran Geoportal Kalimantan Selatan Versi 2 dalam kegiatan ini, merupakan simbolis akan pemutakhiran inovasi dan teknologi yang mampu mendorong kinerja pengelolaan informasi geospasial di Kalsel.
Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM di bidang geospasial dan mengintegrasikan teknologi informasi yang diperlukan dalam pengelolaan data tersebut.
Geospasial Banua Award 2024 ini telah diselenggarakan sejak bulan Mei 2024. Proses penilaian dilakukan oleh para Tim Dewan Juri melalui dua tahapan penilaian.


