lenterakalimantan.com, RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang telah berperan aktif dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Salah satu penerima penghargaan adalah PT. Bhumi Rantau Energi, anak perusahaan Hasnur Group dan Padang Karunia Group, yang diakui atas kontribusinya dalam program kesehatan masyarakat.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh PJ Bupati Tapin, M. Syarifuddin, didampingi oleh PJ Ketua TP PKK Masrupah dan Kepala DPPKB Hj. Ahlul Jannah MSI, dalam acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional yang diadakan oleh Dinas PPKB Tapin di Sekretariat TP PKK pada Selasa (19/08/24).
Selain PT. Bhumi Rantau Energi, penghargaan juga diberikan kepada PT. Binuang Mitra Bersama Blok 2, PT. EBL, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Tapin. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas partisipasi mereka dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin, Hj. Ahlul Jannah MSI, menambahkan bahwa berbagai kegiatan digelar untuk memperingati Hari Keluarga Nasional, termasuk layanan Mojang Bastari yang merupakan mobil keliling untuk melayani ibu-ibu setelah bersalin. Pada kegiatan ini, sebanyak 16 akseptor menerima pemasangan implan sebagai bagian dari program layanan keluarga berencana.
“Kegiatan ini juga dihadiri oleh PLT Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Dr. Nyigit Wudi Amini, yang turut menjadi narasumber dalam acara ini,” ujar Hj. Ahlul Jannah.
PJ Bupati Tapin, M. Syarifuddin, menyambut baik kolaborasi semua pihak dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Tapin. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, perusahaan, akademisi, dan media merupakan kekuatan utama yang dapat membawa keberhasilan dalam menurunkan angka stunting hingga di bawah standar nasional.
“Semua komponen harus terus bekerja sama untuk mencapai target penurunan stunting di Tapin. Dengan upaya bersama, kita bisa menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan,” kata M. Syarifuddin.


