lenterakalimantan.com, AMUNTAI – Warga Desa Palampitan Hulu RT 5, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) digegerkan dengan kobaran si jago merah meluluhlantakkan 1 rumah, Senin (19/8/2024).
Beruntung, kesiapsiagaan dari tim relawan pemadam kebakaran, dengan dibantu warga sekitar sekitar, kurang dari 1 jam, amukan kobaran apiberhasil dijinakkan, kerugian korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Menurut penuturan dari Kepala Desa Palampitan Hulu, peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.40 Wita, beruntung api tidak sempat menjalar ke rumah-rumah warga sekitar.
“Alhamdulillah kejadian ini tidak sampai memakan korban jiwa, beruntungnya api dengan cepat berhasil dipadamkan oleh relawan pemadam kebakaran, dengan dibantu warga sekitar,” beber Qamar.
Salah seorang korban dari peristiwa kebakaran, saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com di lokasi kejadian, ia mengungkapkan bahwa, saat peristiwa kebakaran ia tidak menyadari sama sekali bahwa rumahnya lah yang sedang terbakar.
“Waktu kejadian saya tertidur lepap di rumah, merasakan adanya hawa panas, saya pun langsung bangun, dan bergegas keluar rumah, dan melihat KWH listrik terbakar, api dengan cepat membesar, saya pun langsung berteriak meminta pertolongan, kepada warga sekitar,” kata Upik (25).
Upik, juga menjelaskan, tidak ada satupun harta benda yang berhasil diselamatkan saat kejadian, beruntungnya lagi kejadian ini tidak sampai memakan korban jiwa, maupun korban harta benda lainnya milik warga.
“Saking paniknya, tidak ada satupun benda yang berhasil diselamatkan, motor satu-satunya yang dimiliki, juga ikut terbakar, asal usul api pun juga tidak diketahui dari mana datangnya, yang jelas saat peristiwa ini terjadi, saya melihat KWH listrik yang terbakar,” pungkasnya.
Ibu Rusinah (64), yang juga merupakan korban kebakaran mengungkapkan, saat peristiwa kebakaran terjadi, ia kebetulan tidak berada di rumah, hanya anaknya saja yang ada.
“Kebiasaan, selesai salat subuh, dan bersih-bersih langgar [tempat ibadah], anak saya pulang ke rumah langsung tidur. Pada saat kejadian kebetulan saya tidak berada di rumah, pas lagi ke warung untuk membeli sembako,” ujar wanita orang tua Upik ini.
Salah seorang warga sekitar, Ilham mengungkapkan bahwa, ia mengharapkan bantuan dari berbagai pihak, atas musibah kebakaran ini, di mana menjadi korban merupakan warga yang sering membantu warga lainnya, meskipun di tengah keterbatasan.
“Ibu dan anak yang menjadi korban atas peristiwa kebakaran layak dibantu, mereka dikenal ramah juga dermawan, saya sedih atas musibah ini,” bebernya.
Diketahui, rumah yang terbakar dihuni oleh 1 Kepala Keluarga (KK) dengan 2 jiwa, yakni Ibu Rosinah (64) dan anaknya bernama Upik (25) warga Desa Palampitan Hulu RT 5, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU.
Dari peristiwa ini, jajaran kepolisian setempat, masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Desa Palampitan Hulu, Amuntai Tengah, HSU.


